Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) reguler bagi calon jemaah haji asal Jawa Barat musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi hampir rampung. Hingga kini, sebanyak 28.920 orang atau sekitar 97,3 persen dari total kuota 29.723 jemaah telah menyelesaikan pelunasan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat, Boy Hari Novian, mengatakan pemerintah kembali membuka kesempatan pelunasan bagi calon jemaah yang sebelumnya terkendala, terutama masalah kekurangan dana.
"Untuk Jawa Barat sudah 97,3 persen. Sekarang dibuka lagi pelunasan bagi yang sebelumnya terkendala atau dananya belum mencukupi. Kesempatan diberikan hingga 23 Januari," ujar Boy, Selasa (20/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut masih ada sekitar 2,7 persen calon jemaah yang belum melunasi Bipih. Namun, pihaknya optimistis seluruh kuota akan terpenuhi pada tahap pelunasan terakhir.
"Yang belum melunasi sekitar dua persen lagi, mudah-mudahan nanti bisa tuntas semua di tahap ketiga ini," katanya.
Pada musim haji 2026, kuota jemaah haji Jawa Barat dipastikan tidak berubah, yakni tetap sebanyak 29.723 orang. "Kuotanya masih sama, 29.723," tegas Boy.
Terkait besaran biaya, pemerintah menetapkan Bipih reguler jemaah asal Jawa Barat sebesar Rp58.542.722 untuk Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) dan Rp58.559.022 untuk Embarkasi Kertajati (KJT).
Sementara itu, Kanwil Kemenag Jabar juga telah menetapkan jadwal pemberangkatan. Jemaah kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan bertolak ke Tanah Suci keesokan harinya.
"Kloter pertama masuk asrama tanggal 21 April. Besoknya, 22 April, menuju bandara jam 9 pagi. Ini untuk kloter pertama Kertajati dan Bekasi yang berangkat berbarengan," pungkas Boy.
Simak Video "Video: Ongkos Haji Turun Rp 2 Juta, Pemerintah Tanggung Rp 1,77 T Imbas Harga Avtur Naik"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)
