Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur memicu bencana tanah longsor dan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Longsor terparah menerjang jalur sabuk Geopark Ciletuh, tepatnya di Jalan Raya Bagbagan-Kiaradua, Kecamatan Simpenan. Selain menutup akses jalan, material longsor berupa tanah dan lumpur pekat menyebabkan sejumlah kendaraan terjebak di kawasan Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.
Puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat tak berkutik akibat roda terbenam material longsoran yang licin dan dalam. Merespons situasi tersebut, Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Sukabumi yang sedang berjaga di lokasi langsung turun tangan.
Petugas berjibaku mengevakuasi kendaraan yang terjebak dengan cara didorong. Polisi bersama warga bahu-membahu mendorong mobil bak terbuka dan membantu pengendara motor melintasi kubangan lumpur. Petugas juga membantu mengamankan anak-anak dan penumpang perempuan saat kendaraan mereka dievakuasi dari jebakan lumpur.
Selain di Cimapag, longsor besar juga terjadi di Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Di titik ini, material tanah menutup total badan jalan nasional penghubung Palabuhanratu-Pajampangan.
Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina menyebut jalur tersebut lumpuh total dan belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Simak Video "Video: Kesaksian Masinis saat KA Ciremai Anjlok gegara Rel Terkena Longsor"
(sya/mso)