Sejarah Taman Makan Pahlawan Cikutra Bandung

Gheyna Sabila Z - detikJabar
Sabtu, 03 Jan 2026 12:00 WIB
Taman Makam Pahlawan Cikutra Bandung. (Foto: Gheyna Sabila S/detikJabar)
Bandung -

Di balik sesaknya arus di Jalan Cikutra, Bandung, terbentang sebuah ruang yang menyimpan kisah pengorbanan bangsa.

Dibangun sebagai tempat peristirahatan terakhir para pahlawan Indonesia, Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra menjadi salah satu saksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Bukan hanya sebagai area pemakaman, TMP Cikutra menjadi salah satu tempat wisata religi dan arsip terbuka tentang sejarah perjuangan Indonesia. Banyak tokoh tersohor yang dimakamkan di sana.

Latar Belakang Pendirian TMP Cikutra

Pada tahun 1958, TMP Cikutra mulai dibangun karena adanya kebutuhan mendesak akan ruang pemakaman yang layak bagi para pejuang bangsa, khususnya dari kalangan militer.

Bukan hanya sebagai tempat peristirahatan terakhir, pendirian TMP Cikutra menjadi simbol penghormatan negara atas jasa para pejuang yang gugur demi kemerdekaan Indonesia.

TMP Cikutra dibangun dengan dua tugu yang menjulang tinggi di bagian depan area makam sebagai penanda dan ciri khas utama kawasan ini.

Di dalam kompleks pemakaman terdapat tugu yang memuat daftar nama pahlawan yang dimakamkan. Selain itu, berdiri pula monumen bertuliskan "Esa Hilang Dua Terbilang" yang merupakan simbol filosofis yang merepresentasikan perjuangan atau kegigihan untuk sampai ke tujuan.

Hasil Tukar Tanah

TMP Cikutra ternyata memiliki sejarah administratif yang panjang. Mulanya, lahan seluas 13.670 meter persegi yang digunakan sebagai TMP itu merupakan tanah milik perorangan atas nama Odje.

Karena adanya kebutuhan yang mendesak akan fasilitas pemakaman kehormatan bagi para pejuang, Pemerintah Kota Bandung akhirnya menggunakan tanah tersebut untuk membangun Taman Makam Pahlawan.




(orb/orb)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork