Yang Viral-viral Sepanjang 2025 di Jawa Barat

Kaleidoskop Jabar 2025

Yang Viral-viral Sepanjang 2025 di Jawa Barat

Yudha Maulana - detikJabar
Sabtu, 27 Des 2025 09:00 WIB
Yang Viral-viral Sepanjang 2025 di Jawa Barat
Kebijakan Dedi Mulyadi (Foto: NotebookLM)
Jakarta -

Sederet peristiwa terjadi di Jawa Barat di sepanjang 2025. Mulai dari penanganan tumpahan soda api di Bandung Barat hingga kontroversi streamer Resbob, yang menyeretnya ke dalam penjara.

Berikut adalah deretan berita-berita yang membetot perhatian publik di Jabar.

1. Tumpahan Soda Api di Bandung Barat

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus tumpahan soda api di Cikalong Wetan, Bandung Barat melibatkan kebocoran truk tangki yang mengangkut cairan kimia kaustik soda, menyebabkan kerusakan pada ratusan kendaraan (bodi, mesin), luka ringan hingga berat (mata perih, kulit gatal, iritasi pernapasan) pada pengendara, dan dampak lingkungan karena sifat korosifnya merusak jalan serta mengalir ke selokan, dengan perusahaan diwajibkan bertanggung jawab atas kerugian.Infografik tumpahan soda api. (Foto: NotebookLM)

Kasus tumpahan soda api di Cikalong Wetan, Bandung Barat melibatkan kebocoran truk tangki yang mengangkut cairan kimia kaustik soda, menyebabkan kerusakan pada ratusan kendaraan (bodi, mesin), luka ringan hingga berat (mata perih, kulit gatal, iritasi pernapasan) pada pengendara, dan dampak lingkungan karena sifat korosifnya merusak jalan serta mengalir ke selokan, dengan perusahaan diwajibkan bertanggung jawab atas kerugian.

2. Pelat Nomor Kembar di Sukabumi

Kasus plat nomor kembar di Sukabumi melibatkan dua mobil Suzuki XL7 dengan plat nomor F 1624 TE yang viral Februari 2025, di mana satu mobil (milik Maulid) memiliki plat asli sah, sedangkan mobil kedua (milik Randi, hadiah BRI) menggunakan plat palsu buatan pinggir jalan karena STCK belum jadi, berujung tilang dan imbauan polisi agar masyarakat patuh aturan dan mengurus dokumen kendaraan sesuai prosedur resmi.Kasus plat nomor kembar di Sukabumi melibatkan dua mobil Suzuki XL7 dengan plat nomor F 1624 TE yang viral Februari 2025, di mana satu mobil (milik Maulid) memiliki plat asli sah, sedangkan mobil kedua (milik Randi, hadiah BRI) menggunakan plat palsu buatan pinggir jalan karena STCK belum jadi, berujung tilang dan imbauan polisi agar masyarakat patuh aturan dan mengurus dokumen kendaraan sesuai prosedur resmi. Foto: NotebookLM

Kasus plat nomor kembar di Sukabumi melibatkan dua mobil Suzuki XL7 dengan plat nomor F 1624 TE yang viral Februari 2025, di mana satu mobil (milik Maulid) memiliki plat asli sah, sedangkan mobil kedua (milik Randi, hadiah BRI) menggunakan plat palsu buatan pinggir jalan karena STCK belum jadi, berujung tilang dan imbauan polisi agar masyarakat patuh aturan dan mengurus dokumen kendaraan sesuai prosedur resmi.

3. Waspada 'Warung Bunda' di Cimahi

Kasus Kasus "Warung Bunda" di Cimahi yang viral pada tahun 2025 merujuk pada fenomena keberadaan sejumlah warung di sekitar area sekolah yang diduga menjadi tempat aktivitas negatif bagi para pelajar Foto: NotebookLM

Kasus "Warung Bunda" di Cimahi yang viral pada tahun 2025 merujuk pada fenomena keberadaan sejumlah warung di sekitar area sekolah yang diduga menjadi tempat aktivitas negatif bagi para pelajar

4. Syahwat Jahat dr Priguna

Kasus kekerasan seksual yang melibatkan Priguna Anugerah Pratama, seorang mantan dokter residen (PPDS) Anestesiologi Universitas Padjadjaran, bermula pada Maret hingga April 2025 di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan modus menyuntikkan obat bius kepada tiga orang korban yang terdiri dari pasien dan keluarga pasien sebelum melakukan pemerkosaan. Setelah melalui proses hukum yang mengungkap penyalahgunaan wewenang medis tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung pada 5 November 2025 resmi menjatuhkan vonis 11 tahun penjara dan denda Rp100 juta kepada terdakwa, serta mewajibkannya membayar restitusi sebesar Rp137.879.000 sebagai ganti rugi kepada para korban.Kasus kekerasan seksual yang melibatkan Priguna Anugerah Pratama, seorang mantan dokter residen (PPDS) Anestesiologi Universitas Padjadjaran, bermula pada Maret hingga April 2025 di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan modus menyuntikkan obat bius kepada tiga orang korban yang terdiri dari pasien dan keluarga pasien sebelum melakukan pemerkosaan. Setelah melalui proses hukum yang mengungkap penyalahgunaan wewenang medis tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung pada 5 November 2025 resmi menjatuhkan vonis 11 tahun penjara dan denda Rp100 juta kepada terdakwa, serta mewajibkannya membayar restitusi sebesar Rp137.879.000 sebagai ganti rugi kepada para korban. Foto: NotebookLM

Kasus kekerasan seksual yang melibatkan Priguna Anugerah Pratama, seorang mantan dokter residen (PPDS) Anestesiologi Universitas Padjadjaran, bermula pada Maret hingga April 2025 di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan modus menyuntikkan obat bius kepada tiga orang korban yang terdiri dari pasien dan keluarga pasien sebelum melakukan pemerkosaan. Setelah melalui proses hukum yang mengungkap penyalahgunaan wewenang medis tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung pada 5 November 2025 resmi menjatuhkan vonis 11 tahun penjara dan denda Rp100 juta kepada terdakwa, serta mewajibkannya membayar restitusi sebesar Rp137.879.000 sebagai ganti rugi kepada para korban.

5. Program Barak Militer Dedi Mulyadi

Program Program "Barak Militer" yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada tahun 2025 merupakan inisiatif pendidikan karakter bagi pelajar bermasalah (terutama tingkat SMP/SMA) yang dititipkan oleh orang tua karena sulit dibina atau terlibat kenakalan remaja. Foto: NotebookLM

Program "Barak Militer" yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada tahun 2025 merupakan inisiatif pendidikan karakter bagi pelajar bermasalah (terutama tingkat SMP/SMA) yang dititipkan oleh orang tua karena sulit dibina atau terlibat kenakalan remaja.

6. Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon

Tragedi longsor di tambang batu alam (galian C) Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kembali terjadi pada 30 Mei 2025 pukul 09.30–10.00 WIB. Bencana ini mengakibatkan korban jiwa yang signifikan dan memicu langkah hukum tegas terhadap pengelola.Tragedi longsor di tambang batu alam (galian C) Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kembali terjadi pada 30 Mei 2025 pukul 09.30–10.00 WIB. Bencana ini mengakibatkan korban jiwa yang signifikan dan memicu langkah hukum tegas terhadap pengelola. Foto: NotebookLM

Tragedi longsor di tambang batu alam (galian C) Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kembali terjadi pada 30 Mei 2025 pukul 09.30-10.00 WIB. Bencana ini mengakibatkan korban jiwa yang signifikan dan memicu langkah hukum tegas terhadap pengelola.

7. Petakan Ledakan Amunisi di Garut

Insiden ini menewaskan total 13 orang, yang terdiri dari 4 prajurit TNI dan 9 warga sipil. Salah satu korban gugur adalah perwira menengah TNI, Kolonel Cpl Antonius Hermawan (Kepala Gudang Pusat Amunisi 3 Bandung).Insiden ini menewaskan total 13 orang, yang terdiri dari 4 prajurit TNI dan 9 warga sipil. Salah satu korban gugur adalah perwira menengah TNI, Kolonel Cpl Antonius Hermawan (Kepala Gudang Pusat Amunisi 3 Bandung). Foto: NotebookLM

Insiden ini menewaskan total 13 orang, yang terdiri dari 4 prajurit TNI dan 9 warga sipil. Salah satu korban gugur adalah perwira menengah TNI, Kolonel Cpl Antonius Hermawan (Kepala Gudang Pusat Amunisi 3 Bandung).

8. Tragedi Pembagian Makanan Pernikahan

Ribuan warga memadati area Pendopo Garut untuk mengikuti acara Ribuan warga memadati area Pendopo Garut untuk mengikuti acara "Pesta Rakyat" yang mencakup pembagian makan siang gratis. Kericuhan terjadi setelah salat Jumat saat warga berebut masuk melalui gerbang barat yang hanya dibuka sebagian, menyebabkan situasi tidak terkendali di mana warga saling dorong, terjepit, dan terinjak-injak akibat kekurangan oksigen. Foto: NotebookLM

Ribuan warga memadati area Pendopo Garut untuk mengikuti acara "Pesta Rakyat" yang mencakup pembagian makan siang gratis. Kericuhan terjadi setelah salat Jumat saat warga berebut masuk melalui gerbang barat yang hanya dibuka sebagian, menyebabkan situasi tidak terkendali di mana warga saling dorong, terjepit, dan terinjak-injak akibat kekurangan oksigen.

9. Macan Tutul Kabur di Lembang

Infografik Macan Tutul KaburInfografik Macan Tutul Kabur Foto: NotebookLM

Kasus kaburnya macan tutul di Lembang Park and Zoo (LPZ) pada tahun 2025 merupakan insiden yang memicu penutupan objek wisata tersebut selama dua pekan demi keamanan publik.

10. Karyawati Bank Tilap Uang Puluhan Miliar, Sisakan Rp 24 Juta

Kasus penggelapan dana dan pencucian uang oleh MY merupakan skandal keuangan besar di salah satu bank BUMN (bank pemerintah) Cabang Sumber, Kabupaten Cirebon, yang terungkap pada akhir tahun 2025. Dari Rp 24,6 miliar yang ditilap pelaku, uang yang tersisa hanya Rp 21 juta.Kasus penggelapan dana dan pencucian uang oleh MY merupakan skandal keuangan besar di salah satu bank BUMN (bank pemerintah) Cabang Sumber, Kabupaten Cirebon, yang terungkap pada akhir tahun 2025. Dari Rp 24,6 miliar yang ditilap pelaku, uang yang tersisa hanya Rp 21 juta. Foto: NotebookLM

Kasus penggelapan dana dan pencucian uang oleh MY merupakan skandal keuangan besar di salah satu bank BUMN (bank pemerintah) Cabang Sumber, Kabupaten Cirebon, yang terungkap pada akhir tahun 2025. Dari Rp 24,6 miliar yang ditilap pelaku, uang yang tersisa hanya Rp 21 juta.

11. Ujaran Kebencian Resbob

Resbob melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial yang berisi narasi menghina masyarakat suku Sunda dan kelompok suporter Viking Persib Bandung. Konten tersebut viral dan memicu kemarahan publik serta laporan resmi ke pihak kepolisian.Resbob melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial yang berisi narasi menghina masyarakat suku Sunda dan kelompok suporter Viking Persib Bandung. Konten tersebut viral dan memicu kemarahan publik serta laporan resmi ke pihak kepolisian. Foto: NotebookLM

Resbob melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial yang berisi narasi menghina masyarakat suku Sunda dan kelompok suporter Viking Persib Bandung. Konten tersebut viral dan memicu kemarahan publik serta laporan resmi ke pihak kepolisian.

Halaman 2 dari 10
(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads