Trauma, Anak Ustaz Evie Effendi Pilih Diam soal Kasus KDRT

Round-Up

Trauma, Anak Ustaz Evie Effendi Pilih Diam soal Kasus KDRT

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 30 Agu 2025 07:30 WIB
one caucasian couple man and woman expressing domestic violence in studio silhouette   on white background
Ilustrasi KDRT (Foto: Dok. iStock)
Bandung -

Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret nama ustaz Evie Effendi, terus bergulir di Polrestabes Bandung. Laporan tersebut dilayangkan oleh mantan istrinya terkait dugaan kekerasan terhadap anak kandung mereka yang berinisial NAS (19).

Kuasa hukum korban, Rio Damas Putra, mengungkapkan hingga kini penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung masih mendalami perkara dengan memeriksa sejumlah saksi. Proses hukum disebut sudah berjalan sesuai mekanisme.

"Kita baru terima SP2HP terbaru dari pihak kepolisian yang isinya perihal telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan lain-lain," kata Rio kepada detikJabar, Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi Anak Alami Trauma

Lebih lanjut, Rio menuturkan kondisi psikologis NAS hingga kini belum pulih. Anak kedua dari empat bersaudara tersebut disebut mengalami trauma mendalam usai dugaan kekerasan yang dialaminya.

ADVERTISEMENT

"Kalau dilihat dari pengamatan kami yang bersangkutan saat ini psikisnya masih trauma," ujar Rio.

Kondisi ini membuat NAS sulit menyampaikan kronologi secara utuh, lantaran rasa takut dan tekanan batin masih membekas.

"Jadi kalau diceritakan juga tidak full, jadi banyak diam nya," ucapnya.

Upaya Damai dan Proses Hukum

Disinggung mengenai kemungkinan damai dengan pihak terlapor, Rio menegaskan bahwa keluarga korban tetap menghormati permintaan maaf bila disampaikan langsung, namun proses hukum tidak bisa dihentikan.

"Terus kalau tadi keputusan klien dan keluarga untuk permintaan maaf pasti diterima bila datang secara langsung, namun proses hukum tetap berjalan," ujarnya.

Terlapor Lebih dari Satu Orang

Dalam laporan tersebut, bukan hanya Ustaz Evie Effendi yang menjadi terlapor. Pihak keluarga korban juga melaporkan beberapa anggota keluarga lain, yakni ibu tiri korban berinisial DS, paman berinisial IK, bibi berinisial LS, dan nenek berinisial T.

"Para terlapor di sini ayah kandung korban berinisial EE. Ibu tiri korban berinisial DS. Paman korban atau adik kandung ayah korban berinisial IK. Bibi korban atau adik kandung ayah berinisial LS dan nenek korban atau ibu dari ayah berinisial T," jelas Rio.

Kasus ini masih menjadi sorotan publik, mengingat nama besar Evie Effendi sebagai seorang ustaz yang cukup dikenal di Kota Bandung. Publik kini menunggu kelanjutan proses hukum yang tengah berjalan di kepolisian.

(iqk/iqk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads