Polisi menyiagakan 200 personel untuk mengawal jalannya pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bandung Barat yang bakal digelar pada Minggu, 2 Juli 2023.
Ada 12 desa di sembilan kecamatan yang bakal menggelar Pilkades serentak hari ini. 12 desa tersebut yakni Desa Sukajaya, Desa Pagerwangi, Desa Cikole, Desa Padaasih, Desa Mandalamukti, Desa Galanggang, Desa Budiharja, Desa Mukapayung, Desa Mandalawangi, Desa Ciroyom, Desa Cibitung, dan Desa Jati.
Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, 200 personel polisi ditambah personel dari TNI itu akan disebar ke TPS-TPS terutama di desa yang rawan terjadi konflik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini kita akan lakukan pengecekan pasukan untuk kemudian disebar ke desa-desa yang akan menggelar Pilkades. Nanti personel TNI/Polri akan menjaga TPS," ujar Aldi saat ditemui di Kodim 0609/Kota Cimahi, Sabtu (1/7/2023).
Aldi mengatakan pihaknya sudah memitigasi potensi gesekan saat Pilkades serentak. Hasilnya ada sejumlah desa yang rawan timbul gesekan, salah satunya yakni Desa Cikole, Kecamatan Lembang.
"Perlu mitigasi khusus untuk mengawal Pilkades di Desa Cikole, karena berdasarkan laporan dari Kapolsek dan intelijen memang di situ rawan konflik. Sehingga kita pertebal personel," tutur Aldi.
Pengamanan bakal dilakukan mulai tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pengumuman pemenang Pilkades serentak. Pihaknya juga mengimbau tak ada euforia dan konvoi berlebihan dari pendukung kubu pemenang Pilkades.
"Siapa pun yang kalah dan menang kita harus legowo, harus menerima hasilnya. Kita minta pendukung tidak terlalu bereuforia, kalau ada masalah silakan lapor ke panitia dan kepolisian," ujar Aldi.
(mso/mso)