Anak Mendiang Kang Ibing Mundur Pencalonan DPD RI dari Jabar

Anak Mendiang Kang Ibing Mundur Pencalonan DPD RI dari Jabar

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 24 Jan 2023 23:00 WIB
Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq
Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq (Foto: Mochamad Solehudin/detikJabar).
Bandung -

Tahapan pencalonan DPD RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat sudah dimulai. KPU mencatat, dari 62 bakal calon yang dinyatakan memenuhi syarat dukungan perseorangan, 2 di antaranya mengundurkan diri dari pencalonan tersebut.

Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq mengatakan, ada 2 bacalon Senator yang mengundurkan diri dan satu bacalon dinyatakan tidak memenuhi syarat dokumen pencalonan. Salah satunya adalah anak Kang Ibing, mendiang pelawak legendaris asal Tanah Sunda yaitu Raden Kusmananda Mega Septemdika.

"Ada 2 bakal calon yang mengundurkan diri, salah satunya anaknya almarhum Kang Ibing. Kalau yang satunya itu dikembalikan persyaratannya," kata Endun saat dihubungi detikJabar via sambungan telepon, Selasa (24/1/2023).


Endun mengungkap, KPU saat ini sedang melakukan proses verifikasi administrasi syarat dukungan dari total 59 bacalon DPD dari Jabar. KPU menjadwalkan batas akhir verifikasi tersebut hingga pukul 23.59 WIB. Berdasarkan datanya, ada 17 bacalon yang memohon perpanjangan perbaikan syarat dokumen pencalonan.

"Saat ini masih proses verifikasi administrasi, batas waktunya sampai hari ini. Setelah itu, rencananya tanggal 6 Februari akan dilangsungkan verifikasi faktual. Yang bersangkutan (17 bacalon DPD) itu karena belum input 100 persen di Silon (sistem informasi pencalonan)," tuturnya.

Adapun temuan KPU terhadap berkas pencalonan para bacalon DPD karena terdapat kegandaan dukungan secara internal maupun eksternal. Setelah verifikasi administrasi itu rampung, KPU akan melanjutkan proses tahapan pencalonan DPD dengan memverifikasi faktual dukungan para bacalon tersebut.

"Jadi ada kegandaan internal maupun eksternal, termasuk status pekerjaan pendukung (syarat dukungan) yang tidak memenuhi persyarat. Kemudian, input yang tidak cermat dan teliti di Silon. Hari ini merupakan batas terakhir vermin sebelum kita lanjutkan tahapannya ke verfak," ujarnya.

(ral/mso)