378 Jemaah Umrah Diberangkatkan Lagi dari Bandara Kertajati

378 Jemaah Umrah Diberangkatkan Lagi dari Bandara Kertajati

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Sabtu, 26 Nov 2022 16:14 WIB
Penerbangan jemaah umrah di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Majalengka.
Jemaah umrah diberangkatkan dari BIJB, Majalengka. (Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar)
Majalengka -

Ratusan jemaah umrah kembali diterbangkan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka pada Sabtu (26/11/2022) siang. Animo jemaah terpantau lebih banyak dibanding dengan penerbangan perdana.

Dalam keterangan yang diterima detikJabar, penerbangan perdana umrah sebelumnya, bandara tersebut memberangkatkan sebanyak 255 jemaah melalui maskapai Garuda Indonesia.

Kendati demikian, penerbangan jemaah umrah yang dilaksanakan pada hari ini menggunakan maskapai Lion Air. Sebanyak 378 jemaah diberangkatkan dari bandara terbesar kedua di Indonesia itu.


Vice President of Corporate Secretary & General Administration PT BIJB, Dian Nurrahman mengatakan, ratusan jemaah itu langsung diterbangkan dari Bandara Kertajati ke Madinah.

"Penerbangan kali ini kita menggunakan pesawat Lion Air. Hari ini kita berangkatkan 378 jemaah itu berasal dari Ciayumajakuning, sebagian dari Tegal, Brebes, Bekasi dan Jakarta," kata Dian saat diwawancarai wartawan.

Ke depannya, Dian berharap, penerbangan dari Bandara Kertajati ini terus menggeliat. Pihaknya saat ini tengah mengupayakan agar penerbangan jemaah umrah dari bandara tersebut tak putus sampai hari ini.

"Kita akan melakukan penerbangan berikutnya dengan Garuda dan Lion ini. Insyaallah kita akan rutinkan, jadwalnya masih perlu disusun," ujar dia.

Presiden Direktur Lion grup, Daniel Putut mengatakan, secara prinsip, pihaknya siap melayani kembali penerbangan jemaah umrah dari Bandara Kertajati.

Akan tetapi pihaknya belum bisa memastikan jadwal pemberangkatan umrah selanjutnya. Sebab, terkait rencana penerbangan sendiri tergantung dari pihak agen travel yang menentukan.

"Saya lihat dari penerbangan ini potensinya sangat besar. Jadi kita tinggal tunggu temen-temen travel untuk menambah penerbangan lagi," ujar Daniel.

"Kami akan coba bangun connectivitynya dulu. Nanti kita lihat kalau animo masyarakat cukup besar kita seminggu rencanakan dua kali," sambungnya.

Sementara itu, pesawat Lion Air yang digunakan penerbangan umrah pada hari ini itu jenis Airbus 330-300CEO. Pesawat tersebut mampu melayani non-stop, dan membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 12 jam.

(orb/orb)