Walpri Bikin Ulah di Bandung, Wagub Jabar Serahkan ke Polisi

Walpri Bikin Ulah di Bandung, Wagub Jabar Serahkan ke Polisi

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 24 Nov 2022 12:01 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum.
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum (Foto: Rifat Alhamidi)
Bandung -

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum, terkait oknum polisi yang mengaku ajudannya lalu diduga menganiaya pemuda Garut di Bandung.

"Saya serahkan pada pihak kepolisian saja. Muhun, Abdi tahu anggotanya (Iya saya tahu anggotanya). Tapi prosesnya biar di kepolisian saja," ujar Uu saat dihubungi detikJabar, Kamis (24/11/22) pagi.

Ia pun menegaskan, polisi yang dilaporkan tersebut bukan ajudannya tetapi walpri atau pengawal pribadi kedinasan Wakil Gubernur.


"Itu bukan ajudan yah, tapi Walpri," ujar Uu.

Sebelumnya, empat orang pemuda asal Garut melaporkan seorang oknum anggota Polri lantaran diduga melakukan tindakan penganiayaan dan intimidasi. Oknum polisi tersebut mengaku sebagai ajudan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Peristiwa penganiayaan disertai intimidasi tersebut, diketahui terjadi di akhir bulan September 2022 lalu, di Polsek Bandung Wetan, Kota Bandung. Hal tersebut diungkap orang tua dari salah satu pemuda, Deni Ranggajaya.

"Kejadiannya tanggal 27 September 2022," kata Deni kepada wartawan di Tarogong Kaler, Rabu (23/11/2022).

Deni menjelaskan, penganiayaan dan intimidasi itu dilakukan saat anaknya, inisial LL bersama tiga orang rekannya berinisial HAF, BB, dan HA tengah diperiksa berkaitan perkara yang sedang ditangani Polsek Bandung Wetan.

"Tapi kemudian datang oknum ini, yang mengaku sebagai ajudan Wakil Gubernur. Pangkatnya Bripka inisial US," katanya.

Oknum anggota Polri tersebut, dikatakan Deni mengintimidasi keempat pemuda berusia 20 tahunan tersebut. Sang oknum bahkan disebut sempat memperlihatkan pistol kepada para remaja.

"Melakukan kekerasan juga," kata Deni.

Deni mengatakan, peristiwa intimidasi itu baru terungkap beberapa waktu kemudian, usai sang anak mengadu kepada orang tuanya. Setelah menerima aduan itu, para korban diantar orang tua kemudian melapor.

Pelaporan sendiri diketahui dilaporkan korban HAF bersama tiga temannya ke Bid Propam Polda Jabar pada hari Jumat, 18 November lalu, dengan nomor register STPL/31/XI/HUK.12.10/2022/Bid Propam.

(yum/yum)