Mendagri Tertarik Replikasi Digital Services Living Lab Gagasan Pemkab Sumedang

Mendagri Tertarik Replikasi Digital Services Living Lab Gagasan Pemkab Sumedang

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Sabtu, 22 Okt 2022 20:45 WIB
Mendagri Tito Karnavian saat berkunjung ke Pemkab Sumedang.
Mendagri Tito Karnavian saat berkunjung ke Pemkab Sumedang. (Foto: Istimewa)
Sumedang -

Pengembangan digital services living laboratorium yang digagas Pemda Kabupaten Sumedang mendapatkan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Tito pun menyatakan dukungannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Digital ke Kabupaten Sumedang, Jumat (21/10/2022).

"Inilah kolaborasi, selain political will dari Kepala Deerah dan Wakil, tapi juga tentu peran Sekda sebagai ASN. Saya yakin juga memberikan kontribusi yang luar biasa terutama dengan digital services living laboraturiumnya," ujar Tito seperti dikutip detikJabar dari rilis yang diterima.

Mendagri Tito begitu optimis layanan digital yang dilakukan Pemda Kabupaten Sumedang bisa direplikasi ke Kabupaten/Kota lainnya dalam format laboratorium lapangan (living lab).


"Setelah melihat langsung paparan dari Bupati dan juga Sekda, saya melihat digitalisasi pemerintahan yang dilaksanakan di Kabupaten Sumedang sangat luar biasa. Selama menjadi Mendagri, baru saya lihat satu yang sangat bagus aplikasi dan kemudian sistem yang berhasil baik. Formatnya juga baik dan sangat detail, serta datanya update dan dinamis. Menginput semua sistem sub sistem yang ada di Kecamatan, di Desa dan lain-lain," tukas Jenderal Purnawirawan mantan Kapolri tersebut.

Ia menjelaskan, Kemendagri akan melihat lebih detail apakah bisa diadopsi dan direplikasi ke daerah-daerah yang lain. "Tapi tidak ada salahnya sebelum ada kajian lebih dalam dari Kemendagri, temen-temen Kepala Daerah, Sekda-Sekda di daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota, tidak ada salahnya berkunjung datang ke Sumedang melihat langsung dan kalau tertarik diadopsi," tandas Tito.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Tito memberikan apresiasi kepada Pemda Kabupaten Sumedang melalui sebait pantun. "Kalau mau perang pakailah pedang,
maka musuh akan binasa. Gak sia-sia saya datang ke Sumedang karena melihat sistem digitalisasi pemerintahannya yang luar biasa," ungkapnya.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan rasa syukurnya telah dikunjungi oleh Mendagri beserta jajaran Pejabat teras Kemendagri. "Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Mendagri yang berkenan meninjau transformasi digital di Sumedang. Insyaallah ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi Kami untuk lebih mensejahterakan masyarakat dengan teknologi digital sebagai alatnya," ucap Dony.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman yang saat ini sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat 1 LAN RI, mengatakan bahwa gagasan pengembangan digital services living lab adalah tindak lanjut dari banyaknya Kabupaten/Kota, bahkan Kementerian/Lembaga/Pemrov dan NGO yang melakukan studi banding ke Kabupaten Sumedang.

"Pengembangan digital services living lab ini adalah gagasan kreatif Pemda Kabupaten Sumedang yang dikolaborasikan dengan Kemendagri, Kemenpan, Kemenkominfo, Wantiknas dan Pemprov Jabar untuk mengoptimalkan penerapan SPBE di Kabupaten/Kota yang sudah melaksanakan studi banding ke Kabupaten Sumedang. Ada 47 Kabupaten/Kota dan 25 K/L/Pemprov/NGO yang berkunjung ke Sumedang," ungkap Herman.

Gagasan besar living lab ini selanjutnya dijadikan proyek perubahan oleh Herman untuk memenuhi tugas akademik di PKN 1 LAN RI. "Sesuai direktif Pak Bupati yang menjadi Coach di PKN 1, platform digital services living lab ini Kami jadikan proyek perubahan. Harapannya bisa membantu Kabupaten/Kota lain untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam penerapan SPBE, khususnya dalam digital services. Dengan living lab, pendekatan saintifik akan dipadukan dengan empirik. Demikian juga, strategi digital leadership dikombinasikan dengan digital learning," pungkas Herman.

(tya/tey)