Hujan Deras, Kantor di Kawasan Gedung Sate Bandung Sempat Kebanjiran

Hujan Deras, Kantor di Kawasan Gedung Sate Bandung Sempat Kebanjiran

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 04 Okt 2022 16:15 WIB
Salah satu ruangan di kawasan Gedung Sate Bandung kebanjiran.
Salah satu ruangan di kawasan Gedung Sate Bandung kebanjiran (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar).
Bandung -

Gedung Pemprov Jawa Barat sempat mengalami kebanjiran saat hujan deras mengguyur wilayah Kota Bandung, Selasa (4/10/2022). Gedung yang kebanjiran itu berada di Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Pantauan di lokasi, sejumlah pegawai tampak sedang membersihkan sisa-sisa genangan air di kantor tersebut. Banjir terjadi hingga setinggi 20 centimeter.

Kepala Biro Umum Setda Jabar Tulus Arifan menjelaskan banjir terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Meski tak lama, air genangan yang masuk ke dalam kantor membuat sejumlah peralatan seperti meja dan kursi ikut terendam.


"Iyah tadi banjir, tapi tadi sebentar banjirnya. Airnya masuk ke dalam kantor pas hujan deras," kata Tulus saat ditemui wartawan di kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Jawa Barat, Selasa (4/10/2022).

Tulus menyebut, banjir terjadi akibat limpahan air yang deras dari arah Jalan Dipenogoro atau tepat berada di depan Gedung Sate. Air yang deras itu lalu masuk ke area parkir Gedung Sate A dan tidak tertampung oleh saluran yang ada.

"Ditambah memang kontur tempatnya di sini lebih rendah dibanding permukaan jalan. Pengaturan airnya mah sudah ada, sudah dibuat. Cuma karena airnya juga deras pas hujan tadi, jadinya enggak ketampung di saluran yang di depan," ucapnya.

Namun demikian, Tulus memastikan tak ada dokumen kantor yang terdampak akibat banjir tersebut. Hanya aliran listrik yang sempat dimatikan saat air masuk ke dalam kantor.

"Dokumen aman, cuma saluran listrik aja tadi yang sempat kita matikan. Yang lainnya aman, cuma kursi sama meja doang," tuturnya.

Akibat banjir tersebut, pelayanan di kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa sempat dipindah ke lantai atas. Namun Tulus menegaskan pelayanan masih tetap berjalan normal.

Atas kejadian ini, pihaknya bakal melakukan mitigasi kembali supaya genangan banjir tidak terulang lagi. Pasalnya, kejadian ini baru terulang kembali setelah puluhan tahun yang lalu kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa sempat mengalami kebanjiran.

"Baru kali ini ada kejadian, infornya dulu sebelum direnovasi sempat banjir juga, tapi itu tahun 2000-an. Nanti akan ditelusuri lagi apa yang membuat saluran air tidak berjalan, apakah saluran air ini ada yang salah atau bagaimana, kita akan mitigasi lagi," ujarnya.

(ral/mso)