Kompleksnya Persoalan Banjir di Kawasan Gedebage Bandung

Kompleksnya Persoalan Banjir di Kawasan Gedebage Bandung

Sudirman Wamad - detikJabar
Selasa, 04 Okt 2022 15:49 WIB
Banjir di Gedebage, Kota Bandung.
Banjir di Gedebage, Kota Bandung (Foto: Istimewa).
Bandung -

Banjir di kawasan Gedebage Kota Bandung berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta. Macet parah terjadi pada kemarin sore hingga malam hari karena banjir di Gedebage. .

Kepala Bidang Pengendalian Daya Rusak Air Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung Dini Dianawati mengatakan banjir di Gedebage diakibatkan intensitas hujan yang tinggi. Terlebih lagi, adanya tumpukan sampah di Pasar Gedebage.

"Akibatnya aliran air terhambat dan mengakibatkan banjir di sekitar kawasan Gedebage," kata Dini dalam keterangan yang diterima detikJabar, Selasa (4/10/2022).


Pemkot pun menyalahkan kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Selain itu, Dini mengaku di kawasan Gede membutuhkan infrastruktur penunjang lainnya.

"Kita butuh parkir air selanjutnya di area Gedebage, lari ke retensi semua, retensi meluap ke jalan. Kemarin kita cek banjir surut dalam tiga jam," kata Dini.

Kemudian, lanjut Dini, masalah lainnya adalah mengecilnya badan sungai. "Penanggulangan banjir ini memiliki beberapa kendala, terutama pada aspek perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Belum lagi ditambah penyerobotan lahan badan sungai yang diperkecil," ucap Dini.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menanggulangi banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai. "Saya tak hentinya mengajak masyarakat untuk jangan buang sampah sembarangan, mari kita menjaga lingkungan bersama-sama," katanya.

Sungai Cisaranten Lama Diaktifkan Lagi

Dini juga mengaku intens berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Balai Air Tanah dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mengaktifkan kembali Sungai Cisaranten Lama pada tahun 2023 mendatang.

"Untuk menyedot area Rancabolang, kita koordinasi dengan provinsi dan BBWS. Mau mengaktifkan Sungai Cisaranten Lama di tahun 2023," kata Dini.

"Kita masih menunggu dari gebrakan pusat dengan BBWS untuk mengaktifkan Sungai Cisaranten Lama serta perbaikan drainase di jalan nasional seperti Jalan Soekarno-Hatta," ucap Dini menambahkan.

Ia menyatakan Pemkot Bandung juga telah menyediakan beberapa rumah pompa untuk mencegah banjir di daerah Perumahan Bumi Adipura dan Rancabolang. Selain itu, memperbaiki saluran drainase, dan intens melakukan pemeliharaan, pengerukan sampah di gorong-gorong, serta penambalan jalan.

(sud/mso)