Aturan Berpakaian Islami di Unisba Dikecualikan bagi Nonmuslim

Aturan Berpakaian Islami di Unisba Dikecualikan bagi Nonmuslim

Bima Bagaskara - detikJabar
Jumat, 30 Sep 2022 13:37 WIB
Kampus Unisba.
Kampus Unisba. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Universitas Islam Bandung (Unisba) membuat aturan baru bagi mahasiswa dan mahasiswi mereka. Aturan itu mengharuskan mahasiswa dan mahasiswi berbusana Islami saat berada di lingkungan kampus.

Wakil Rektor III Unisba, Amrulllah Hayatudin menjelaskan, aturan wajib berbusana Islami itu tertuang dalam peraturan Rektor Unisba NO: 252/F.04/REK/VI/2022 tentang Penggunaan Busana Islami Bagi Mahasiswa di Lingkungan Kampus Unisba.

Amrullah mengatakan, aturan tersebut dibuat sesuai visi dan misi Rektor Unisba untuk mengingkatkan Ruhul Islam terhadap dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.


"Salah satu implementasi dari peningkatan Ruhul Islam itu adalah dikeluarkannya aturan wajib berbusana islami di kampus untuk yang muslim," kata Amrullah saat ditemui detikJabar, Jumat (30/9/2022).

Dalam aturan itu, mahasiswi Unisba diharuskan berbusana muslimah dan menutup aurat dengan memakai hijab serta baju longgar.

Namun Amrullah menegaskan aturan berbusana Islami tidak wajib bagi mahasiswi non muslim. Tapi mahasiswi non muslim tetap harus berpakaian rapi dan sopan.

Wakil Rektor III Unisba, Amrulllah Hayatudin.Wakil Rektor III Unisba, Amrulllah Hayatudin. Foto: Bima Bagaskara/detikJabar

"Kalau non muslim tidak diatur. Aturan itu mengatur tentang berbusana Islami, rapi dan sopan, sehingga yang non muslim berpakaiannya tidak mengikuti busana Islami, tapi lebih kepada rapi dan sopan," jelasnya.

Amrullah juga mengungkapkan, aturan berbusana Islami itu berlaku di wilayah Kampus Unisba. Ia menjabarkan, wilayah Kampus Unisba tidak hanya meliputi lingkungan tempat pendidikan, namun juga aktivitas mahasiswa mahasiswi di luar.

"Dan aturan itu hanya berlaku ketika (mahasiswa) memasuki wilayah Kampus Unisba. Maka diturunkan di dalam aturan itu penafsiran wilayah Unisba, mahasiswa ketika beraktivitas di luar tapi mengatasnamakan Unisba itu dikategorikan sebagai wilayah Unisba," ujarnya.

"Misal mahasiswa ikut tanding pancak silat ke Jogjakarta mengatasnamakan Unisba, maka aturan ini berlaku bagi mereka meski posisinya di luar. Jadi ketika mahasiswa sudah keluar gerbang kampus, sudah tidak berlaku aturan ini," sambungnya.

(bba/orb)