Bocah 9 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Padalarang Bandung

Bocah 9 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Padalarang Bandung

Whisnu Pradana - detikJabar
Kamis, 29 Sep 2022 15:40 WIB
Seorang Warga Melihat Kondisi Rumah yang Terbakar di Padalarang
Seorang Warga Melihat Kondisi Rumah yang Terbakar di Padalarang (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung -

Seorang bocah berusia sembilan tahun di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tewas dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah tempatnya tinggal, Kamis (29/9/2022).

Korban berinisial DA yang masih duduk di bangku kelas 3 SD tak sempat menyelamatkan diri saat si jago merah melalap rumahnya. Ia terjebak di dalam rumah sementara orang tua serta nenek kakeknya sedang berada di luar rumah.

"Betul berdasarkan keterangan saksi mata dan hasil olah TKP ada seorang korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Korbannya seorang anak kecil usia 9 tahun," ujar Kapolsek Padalarang Kompol Darwan kepada wartawan di lokasi kejadian.


Darwan mengatakan korban ditemukan di dalam rumah yang terbakar setelah api berhasil dipadamkan. Berawal dari laporan warga sampai akhirnya petugas Pemadam Kebakaran Bandung Barat melakukan pencarian.

"Saat kejadian berdasarkan keterangan saksi neneknya sedang keluar rumah dan korban ini sendirian di rumah. Saat api menyala korban ini tidak sempat keluar menyelamatkan diri," ucap Darwan.

Setelah berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, korban langsung dibawa ke RS Cahya Kawaluyan untuk dilakukan proses otopsi.

"Korban meninggal dunia dibawa ke FS Cahya Kawaluyan untuk diotopsi. Untuk yang lainnya selamat karena memang tidak ada di rumah," kata Darwan.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Rumah yang terbakar merupakan milik Badru (60) yang dihuni oleh enam jiwa salah satunya yakni korban DA yang tewas.

"Rumah yang habis terbakar itu milik Badru sekaligus tempat tinggal korban DA yang meninggal dunia. Api merembet ke rumah milik Wawan Ramli (56), yang dihuni 6 jiwa. Tapi hanya rusak ringan," ujar Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo.

Duddy mengatakan kebakaran tersebut diketahui warga diawali dari kepulan asap pekat dan kobaran api dari ruang tengah rumah Badru. Saksi kemudian berteriak ada kebakaran hingga warga lainnya berhamburan keluar rumah.

"Warga yang mendengar teriakan saksi langsung berupaya memadamkan api kemudian warga berinisiatif menghubungi pemadam kebakaran," ucap Duddy.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan pemadaman.

"Dalam waktu 1,5 jam api dapat dipadamkan. Termasuk evakuasi terhadap korban meninggal dunia yang diketahui saat api sudah padam," kata Duddy.

(yum/yum)