Bocah Sukabumi Alami Komplikasi Penyakit, Ini Kondisinya Sekarang

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Selasa, 27 Sep 2022 13:12 WIB
Khalila Zahra Kamila saat dijenguk polisi.
Khalila Zahra Kamila saat dijenguk polisi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Berbagai bantuan mulai mengalir ke Khalila Zahra Kamila bocah perempuan 7 tahun yang menderita komplikasi penyakit. Penanganan medis dilakukan secara maksimal oleh pihak RSUD Palabuhanratu.

Pihak rumah sakit membenarkan jika kondisi Khalila memang harus segera mendapat rujukan terutama untuk sakit jantung yang dialaminya. Adha Prawitasari Kasi pelayanan medis RSUD Palabuhanratu mengatakan Khalila mengidap PSD atau penyakit jantung, GEA atau gastroenteritis akut atau peradangan pada saluran pencernaan dan BP pada paru.

"Jadi pasien Khalila itu mengidap ada PSD atau gangguan jantung atau penyakit jantung. Kemudian ada GEA atau mencret, kemudian ada BP-nya. Kami dari bidang pelayanan mendapat laporan dari dokter yang menangani, itu memang akan ada rencana untuk dirujuk pasien ke spesialis jantung anak," kata Adha Prawitasari kepada detikJabar, Selasa (27/9/2022).


Terkait stunting yang diidap Khalila, Adha tidak menampik. Menurutnya, stunting tersebut akan membaik ketika penyakit penyertanya tertangani.

"Nah stunting sendiri ini adalah merupakan suatu rangkaian, jadi stuntingnya tidak berdiri sendiri karena ada penyakit penyerta juga. Kami berharap ketika penyerta bisa kita tangani dengan baik, stunting nya pun akan membaik," ungkap Adha.

"Terkait saat ini pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi sedang gencar peduli terhadap stunting, jadi kami berharap pasien ini pun juga akan mendapatkan perhatian lebih banyak lagi dari pemerintah kabupaten dan seluruh lapisan masyarakat," sambungnya.

Sementara itu, Dita Alicia kerabat keluarga Khalila membenarkan banyak pihak yang sudah mendatangi rumah sakit untuk memberikan bantuan sejak kisah Khalila terangkat ke publik.

"Alhamdulillah, dari Satlantas Polres Sukabumi, kemarin dari Kemensos juga sudah datang dari anggota DPRD juga datang. Rencananya hari ini juga dari Pak Wakil Bupati Sukabumi (Iyos Somantri) akan datang menjenguk Khalila," kata Dita.

Dita mengaku sebelumnya sempat akan memviralkan kondisi Khalila karena kondisi orang tua yang kebingungan dengan biaya sampingan selama Khalila dirawat. Diketahui seluruh pengobatan Khalila ditanggung BPJS.

"Untuk berobat memang ditanggung, namun untuk biaya sehari-hari keluarganya selama menunggu Khalila masih kebingungan. Maklum pekerjaan ayahnya Khalila ini hanya buruh sapu-sapu di pabrik es," pungkasnya.

(sya/yum)