Minimnya Jembatan Penyeberangan di Jalan Soekarno-Hatta Bandung

Minimnya Jembatan Penyeberangan di Jalan Soekarno-Hatta Bandung

Sudirman Wamad - detikJabar
Rabu, 21 Sep 2022 21:30 WIB
Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berlubang di Kota Cilegon, Banten, Sabtu (6/11/2021). JPO tersebut rusak dan berlubang serta belum mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.
Ilustrasi jembatan penyeberangan orang. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS)
Bandung -

Warga mengeluhkan minimnya jembatan penyerangan orang (JPO) di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung pun tak menampik banyak masyarakat yang mengusulkan agar dibangun JPO yang representatif.

Kepala Dishub Kota Bandung Dadang Darmawan menjelaskan Jalan Soekarno-Hatta sejatinya kewenangan pemerintah pusat. Namun, mengingat banyaknya keluhan dan usulan warga, Dadang mengaku telah menyampaikan usulan warga terkait JPO.

"JPO di Jalan Soekarno-Hatta itu memang mendesak ya. Tapi kita coba upayakan agar ada kajian pembangunan JPO di Soekarno-Hatta," kata Dadang kepada detikJabar, Rabu (21/9/2022).

Dadang mengatakan pembangunan JPO dibutuhkan di beberapa titik, seperti kawasan pendidikan, perkantoran dan lainnya yang berada di Jalan Soekarno-Hatta. Dadang juga tak menampik JPO yang ada saat ini kurang representatif dari struktur bangunannya.

"Banyak yang mengusulkan juga. Kita harus memikirkan bagaimana bentuk kosntruksi JPO. Ketika dibangun bisa digunakan. Sekarang jarang dipakai juga, karena tangga terlalu menukik. Jadi golongan masyarakat susah, seperti lansia. Jadi kita pikirkan bagaimana," ucap Dadang.


Dadang berharap pemerintah pusat melalui Direktorat Teknik Jalan dan Jembatan merespons keinginan warga Bandung.

Sementara itu, salah seorang warga, Jafar (39) mengatakan JPO di Soekarno-Hatta harusnya dibangun lagi. Sebab, JPO yang ada saat ini kurang nyaman digunakan.

"Kurang enak. Kadang harus mutar dulu. Terus juga tangganya kurang nyaman," kata Jafar.

(sud/orb)