Doni Salmanan Pernah Investasi Rp 1 Miliar kepada Warga Soreang

Doni Salmanan Pernah Investasi Rp 1 Miliar kepada Warga Soreang

Yuga Hassani - detikJabar
Senin, 19 Sep 2022 19:35 WIB
Gaya Doni Salmanan
Doni Salmanan. (Foto: Instagram/@donisalmanan)
Bandung -

Berniat ingin mengembangkan bisnis akuarium hiasnya di daerah Soreang Kabupaten Bandung, Zaenal Mutakin malah ikut terseret dalam kasus terdakwa Doni Salmanan. Dirinya hadir sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, Senin (19/9/2022).

Zaenal Mutakin mengatakan sempat mendapatkan uang investasi untuk bisnis yang dijalaninya dari Doni Salmanan. Tak tanggung-tanggung, uang tersebut mencapai Rp 1 miliar.

"Saya mendapatkan uang investasi dari Doni Salmanan sebesar Rp 1 miliar, pada 8 Februari 2022 secara cash diberikan di rumahnya dia," ujar Zaenal saat memberikan keterangan kepada majelis hakim ketua Achmad Satibi.


Menurutnya Doni berniat membantu dirinya mengembangkan bisnis akuarium hias di Soreang. Bahkan sistem pembagian keuntungannya sudah dibahas.

"Doni mau investasi di usaha saya dalam menjual akuarium, sistemnya tadinya mau dibagi dua. Saya usaha akuarium hias di Soreang," katanya.

Namun setelah ia mengetahui Doni Salmanan diamankan kepolisian, Zaenal langsung memutuskan mengembalikan uang tersebut.

"Karena ada kasus ini, saya putuskan balikin lagi uangnya. Saya balikan lagi pada tanggal 20 Maret 2022. Itu uangnya belum pernah saya pakai. Diterima Pak Leo (pengacara terdakwa), atas nama terdakwa," jelasnya.

Zaenal sendiri tidak tahu bisnis apa yang dilakukan Doni Salmanan sehingga bisa mendapatkan uang banyak. "Quotex nggak tau, Forex nggak tahu, Trabar nggak tahu," ucapnya.

Sidang kasus Doni Salmanan di PN Bale Bandung.Sidang kasus Doni Salmanan di PN Bale Bandung. (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)

Pengakuan Penjual Rumah kepada Doni Salmanan

Senada dengan Zaenal, seorang pemilik rumah di daerah Kota Baru Parahyangan, David turut menjadi saksi dalam persidangan. Doni Salmanan diketahui membeli rumah milik David dengan harga hingga belasan miliar.

"Rumah di Kota Baru dibeli Doni dengan harga Rp 14 miliar lebih. Dilakukan dua kali pembayaran, pertama Rp 10 miliar, kedua Rp 4,5 miliar," turutnya.

Dia menuturkan Doni Salmanan melakukan beberapa kali transfer dalam pembayaran rumah tersebut. Transfer dilakukan melalui rekening Doni Salmanan.

"Waktu beli langsung transfer atas nama Pak Doni ada ke rekening saya, terus ke rekening istri. Yang Rp 10 miliar dibagi dua kali, ada Rp 5 miliar, Rp 5 miliar. Terus ygan Rp 4,5 miliar ke rekening istri saya," kata David.

David menambahkan rumah tersebut memang diiklankan di sosial media olehnya. Sehingga Doni Salmanan melihat dan tertarik untuk membelinya.

"Rumah saya diiklankan untuk dijual," bebernya.

Meski begitu, David tidak mengetahui secara detail apa pekerjaan Doni Salmanan. "Tidak tahu uang dari mana, kegiatannya apa, usahanya apa, saya nggak tahu. Trading juga saya nggak tahu," pungkasnya.

(orb/orb)