Kabar Nasional

SBY Sebut Ada Tanda Pemilu 2024 akan Berlangsung Tak Jujur dan Adil

Tim detikNews - detikJabar
Sabtu, 17 Sep 2022 20:45 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri Rapimnas Partai Demokrat 2022. (Karin-detikcom)
Foto: Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri Rapimnas Partai Demokrat 2022. (Karin-detikcom)
Jakarta -

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menduga adanya upaya agar Pilpres 2024 diikuti hanya dua pasangan capres-cawapres. SBY menyebut adanya dugaan praktik yang tak adil dan jujur.

SBY menyampaikan dugaannya itu saat rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat 2022, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (15/9). Seperti dikutip detikNews, di akun Tiktok @pdemokrat.sumut, Sabtu (17/9/2022), SBY awalnya membeberkan adanya dugaan tindakan yang tak adil pada Pemilu 2024.

"Para kader mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024, saya mendengar mengetahui bahwa ada tanda-tanda pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," kata SBY dikutip dari detikNews. DPD Partai Demokrat Sumatera Utara telah mengizinkan isi Tiktok itu untuk dikutip.


SBY menyampaikan akan ada agenda setting agar capres-cawapres hanya akan diikuti oleh dua pasangan. Upaya ini dinilai SBY sebagai strategi agar oposisi tak mengajukan capres-cawapres.

"Konon akan diatur dalam pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka. Informasinya Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan capres cawapresnya sendiri bersama koalisi tentunya," ucapnya.

SBY menegaskan skenario dua paslon di Pilpres itu adalah kejahatan. Presiden ke-6 itu menegaskan Demokrat tak pernah menggunakan cara seperti itu. Ia juga menyebut skenario itu merupakan cara yang batil.

"Jahat bukan? Menginjak injak hak rakyat bukan? Pikiran seperti itu batil, itu bukan hak mereka, Pemilu adalah hak rakyat, hak untuk memilih dan hak untuk dipilih, yang berdaulat juga rakyat. Dan ingat selama 10 tahun dulu kita di pemerintahan 2 kali menyelenggarakan Pemilu, selama Pilpres Demokrat tidak pernah melakukan kebatilan seperti itu," ucap SBY.


Artikel ini telah tayang dengan judul SBY: Konon Akan Diatur Pilpres 2024 Hanya 2 Pasangan Capres-Cawapres. Baca selengkapnya di sini.

(sud/iqk)