Pasien Dicurigai Cacar Monyet di Tasikmalaya Perempuan 16 Tahun

Pasien Dicurigai Cacar Monyet di Tasikmalaya Perempuan 16 Tahun

Faizal Amiruddin - detikJabar
Sabtu, 10 Sep 2022 11:58 WIB
Monkeypox  positive blood tube and world pandemic map
Ilustrasi cacar monyet (Foto: Getty Images/iStockphoto/turk_stock_photographer).
Tasikmalaya -

Pasien RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya yang dicurigai terpapar virus cacar monyet masih menjalani perawatan di ruang isolasi hingga Sabtu (10/9/2022).

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr Soekardjo Titie Purwaningsari mengatakan pasien perempuan berusia 16 tahun warga Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya itu masuk pada hari Jumat (9/9/2022).

"Masuk hari Jumat, perempuan usia 16 tahun warga Kecamatan Tamansari," kata Titie.


Dia dirujuk ke RSUD karena menderita penyakit cacar. "Bentuk luka cacarnya berbeda, sehingga untuk langkah antisipasi kita tempatkan di ruang isolasi," kata Titie, Sabtu (10/9/2022).

Titie mengatakan gejala yang dialami oleh pasen ini mengarah kepada gejala cacar monyet. "Gejalanya mengarah ke sana (cacar monyet). Selain bentuk luka yang berbeda juga ada gejala infeksi virus pada umumnya seperti demam, nyeri badan, lemas dan lainnya," kata Titie.

Namun, demikian dia menegaskan bahwa pasien ini belum dipastikan terpapar virus cacar monyet. "Itu harus dipastikan melalui pemeriksaan PCR lesi kulit. Kemudian diselidiki riwayat pasiennya. Kita tempatkan di ruang isolasi sebagai langkah antisipasi saja," kata Titie.

Dia mengaku sedang mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait mengenai proses pemeriksaan medis untuk memastikan apakah pasien itu terpapar cacar monyet atau cacar biasa.

Lebih lanjut Titie juga telah berkoordinasi dengan Puskesmas Tamansari untuk menyelidiki lingkungan tempat tinggal pasien. Ini diperlukan untuk mengetahui dari mana penularan penyakit ini.

"Sudah koordinasi dengan Puskesmas, untuk mencari tahu apakah di lingkungannya ada warga yang terkena penyakit serupa. Dicari tahu juga apakah ada hewan monyet disana, karena bisa saja penularan dari hewan. Penanganan penyakit menular kan begitu, terlepas apakah ini cacar monyet atau bukan," kata Titie.

Tapi sejauh ini berdasarkan keterangan pasien, lanjut Titie, pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta atau ke luar daerah. "Tak ada riwayat perjalanan ke Jakarta atau daerah lain," kata Titie.

Terkait kondisi pasien sendiri, Titie mengatakan pasien dalam kondisi stabil dan terus dipantau. "Ada demam tapi tidak terlalu tinggi. Karena penyakit cacar ini kan lama, sehingga terus kami rawat dan awasi," kata Titie.

(mso/mso)