Temuan hewan mati sempat membuat heboh warga di berbagai daerah. Beberapa peristiwa hewan mati itu juga terjadi di Jawa Barat sepanjang tahun 2022 ini.
Yang terbaru, puluhan ekor ikan dewa di Objek Wisata Cibulan, Kuningan ditemukan mati mendadak. Sebelumnya ada juga temuan-temuan lain yang juga bikin geger. Berikut ini rangkumannya:
Berikut rangkuman temuan hewan mati di Jabar yang bikin heboh warga:
1. Ikan Arapaima di Garut
Viral di media sosial penemuan ikan arapaima di tengah banjir bandang yang menerjang Kabupaten Garut. Setelah ditelusuri, ternyata tiga ikan arapaima itu kepunyaan warga yang kabur saat banjir terjadi.
Penemuan ikan raksasa tersebut terjadi di aliran Sungai Cipeujeuh sesaat setelah banjir bandang melanda Garut pada Sabtu (16/7) lalu. Ikan tersebut diketahui ditemukan oleh warga setempat yang sedang melakukan penyisiran sungai.
Asep Ridwan, Lurah Paminggir tempat dimana ikan tersebut ditemukan mengatakan ikan tersebut ditemukan warga saat tengah melakukan penyisiran di aliran Sungai Cipeujeuh, beberapa saat setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut.
Setelah ditelusuri, Asep memastikan jika ikan tersebut bukan ikan asli penghuni Sungai Cipeujeuh, melainkan peliharaan warga yang kabur saat banjir bandang menerjang.
"Jadi ada warga yang pelihara. Saya enggak tahu jumlahnya berapa, cuman lebih dari 10 (ikan besar yang ditemukan warga saat banjir bandang). Nah saat banjir, kolamnya jebol dan ikannya kabur semua," kata Ridwan.
2. Ikan Dewa di Kuningan
Warga Kabupaten Kuningan dibuat heboh dengan matinya ikan dewa yang ada di objek Wisata Cibulan, Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana. Tidak hanya satu, ikan dewa yang mati mendadak tersebut jumlahnya banyak.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Hermansyah mengatakan total ikan yang mati di obyek wisata Cibulan itu tidak lebih dari 20 ekor.
"Dari info yang di dapatkan dari Kabid Perikanan Dinas Kabupaten Kuningan, informasi yang didapatkan ikan yang mati di kolam objek wisata Cibulan tidak lebih dari 20 ekor," ujar Hermansyah kepada detikJabar, Rabu (31/8/2022).
Hermansyah pun menjelaskan dugaan soal penyebab matinya ikan dewa itu, kemungkinan karena perubahan parameter air yang mendadak.
"Prakiraan penyebab mungkin karena ada fluktuasi parameter air yang mendadak, atau pemberian makanan oleh pengunjung, atau karena zat tertentu lainnya yang ada dalam air pada saat terjadi kematian," kata dia.
(bba/orb)