Ini Tiga Misteri Segitiga Bermuda yang Belum Terpecahkan

Kabar Nasional

Ini Tiga Misteri Segitiga Bermuda yang Belum Terpecahkan

TIm detikInet - detikJabar
Sabtu, 03 Sep 2022 03:00 WIB
segitiga bermuda
segitiga bermuda (Foto: Ilustrasi: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Segitiga Bermuda masih menjadi misteri dunia selama bertahun-tahun. Kejadian misteri kerap terjadi selama ini.

Segitiga Bermuda kerap dianggap sebagai 'Segitiga Setan'. Dilansir dari detikInet, seorang ilmuwan dari Astralia mengklaim memecahkan misteri lenyapnya pesawat Flight-19 beserta awaknya di lokasi itu.

Pesawat dan awaknya menghilang di udara tipis dan tidak ada puing yang pernah ditemukan. Kruszelnicki menyebutkan, satu-satunya pilot berpengalaman di Flight-19 adalah Letnan Charles Taylor. Ia diduga membuat human error yang menyebabkan tragedi itu.


Berikut ini tentang 3 misteri Segitiga Bermuda yang belum terpecahkan, dan berbagai hal yang sudah kita tahu, dikutip dari Britannica, Jumat (2/9/2022).

Misteri yang belum terpecahkan dari Segitiga Bermuda:

- Jumlah pasti kapal dan pesawat yang hilang di Segitiga Bermuda tidak diketahui. Perkiraan paling umum adalah sekitar 50 kapal dan 20 pesawat terbang.

- Puing-puing banyak kapal dan pesawat yang dilaporkan hilang di wilayah tersebut hingga saat ini belum ditemukan.

- Tidak diketahui apakah hilangnya di Segitiga Bermuda disebabkan oleh kesalahan manusia atau fenomena cuaca.

Selain itu, ada deretan hal yang diketahui tentang Segitiga Bermuda. Apa saja?

- Segitiga Bermuda adalah wilayah Samudra Atlantik Utara (kira-kira) dibatasi oleh pantai tenggara AS, Bermuda, dan pulau-pulau di Antillen Besar (Kuba, Hispaniola, Jamaika, dan Puerto Riko)
Batas pasti dari Segitiga Bermuda tidak disepakati secara universal. Perkiraan luas total berkisar antara 1.300.000 dan 3.900.000 kilometer persegi. Dengan semua perkiraan, wilayah tersebut memiliki bentuk segitiga yang samar-samar.

- Segitiga Bermuda tidak muncul di peta dunia mana pun, dan US Board on Geographic Names tidak mengakui Segitiga Bermuda sebagai wilayah resmi Samudra Atlantik.

- Meskipun laporan tentang kejadian yang tidak dapat dijelaskan di wilayah tersebut berasal dari pertengahan abad ke-19, frasa 'Segitiga Bermuda' tidak digunakan sampai tahun 1964. Frasa tersebut pertama kali muncul di sebuah artikel media cetak yang ditulis oleh Vincent Gaddis, yang menggunakan frasa tersebut, untuk menggambarkan wilayah segitiga yang telah menghancurkan ratusan kapal dan pesawat tanpa jejak

- Terlepas dari reputasinya, insiden penghilangan di Segitiga Bermuda sebenarnya tidak tinggi. Frekuensi tidak lebih besar dari wilayah lain yang sebanding di Samudra Atlantik.

- Setidaknya dua insiden di wilayah itu melibatkan kapal militer AS. Pada bulan Maret 1918 collier USS Cyclops, dalam perjalanan ke Baltimore, Maryland, dari Brasil, menghilang di dalam Segitiga Bermuda. Tidak ada penjelasan yang diberikan atas insiden ini, dan tidak ada puing-puing yang ditemukan.Sekitar 27 tahun kemudian, satu skuadron pembom (secara kolektif dikenal sebagai Flight-19) di bawah Letnan Amerika Charles Carroll Taylor menghilang di wilayah udara di atas Segitiga Bermuda. Seperti dalam insiden Cyclops, lagi-lagi tidak ada penjelasan yang diberikan dan tidak ada reruntuhan yang ditemukan.

- Charles Berlitz mempopulerkan legenda Segitiga Bermuda dalam buku terlarisnya The Bermuda Triangle (1974). Dalam buku tersebut, Berlitz mengklaim bahwa pulau Atlantis yang hilang dalam dongeng, terlibat dalam insiden penghilangan tersebut

- Pada tahun 2013 World Wildlife Fund (WWF) melakukan studi mendalam tentang jalur pelayaran maritim dan menetapkan bahwa Segitiga Bermuda bukan salah satu dari 10 perairan paling berbahaya di dunia untuk pelayaran

- Segitiga Bermuda menopang lalu lintas harian yang padat, baik melalui laut maupun udara

- Segitiga Bermuda adalah salah satu jalur pelayaran yang paling banyak dilalui di dunia

- Garis agonis terkadang melewati Segitiga Bermuda, termasuk periode di awal abad ke-20. Garis agonis adalah tempat di permukaan Bumi di mana utara sejati dan utara magnet sejajar, dan tidak perlu memperhitungkan deklinasi magnetik pada kompas

- Segitiga Bermuda sering mengalami badai tropis dan angin topan

- Gulf Stream atau Arus Teluk, arus laut kuat yang diketahui menyebabkan perubahan tajam pada cuaca lokal, melewati Segitiga Bermuda

- Titik terdalam di Samudera Atlantik, Milwaukee Depth, terletak di Segitiga Bermuda. Palung Puerto Rico mencapai kedalaman 8.380 meter di kedalaman Milwaukee.



Simak Video "Kemegahan Candi Borobudur, Magelang"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)