2.003 Anggota Parpol di Kota Sukabumi 'Bermasalah'

2.003 Anggota Parpol di Kota Sukabumi 'Bermasalah'

Siti Fatimah - detikJabar
Kamis, 01 Sep 2022 20:30 WIB
Kepala Divisi Teknis KPU Sukabumi Agung Dugaswara.
Kepala Divisi Teknis KPU Sukabumi Agung Dugaswara. (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat data anggota bermasalah jelang verifikasi administasi partai politik. Temuan itu yakni ganda eksternal.

Kepala Divisi Teknis KPU Sukabumi Agung Dugaswara mengatakan, ada 2.003 anggota partai politik terdaftar di partai lain. Data tersebut ia dapatkan dari Sipol (sistem informasi parpol).

"Di Kota Sukabumi itu terdapat 2003 ganda eksternal. Ganda eksternal itu artinya dia terdaftar di dua atau lebih partai politik," kata Agung kepada detikJabar, Kamis (1/9/2022).


Pihaknya sudah menyampaikan kepada Liaison Officer (LO) masing-masing parpol untuk membuat surat pernyataan terkait keanggotaan yang bersangkutan. Ke depan, pada 5 September 2022 KPU akan melakukan verifikasi surat pernyataan tersebut.

"Kalau dua-duanya (parpol) mengirimkan surat pernyataan, maka kita akan panggil untuk melakukan klarifikasi. Jadi orangnya dipanggil dan kita tanya langsung ke orangnya 'kamu ini sebenarnya terdaftar di partai mana?'. Kalau dia bilang tidak terdaftar di partai manapun, maka itu di-TMS (Tidak Memenuhi Syarat) kan," jelasnya.

Agung menjelaskan, ada beberapa kemungkinan seorang anggota partai terdaftar di 2-5 partai. Misalnya, ada anggota parpol yang mendaftarkan diri di partai lain, tapi belum resmi keluar di satu partai lainnya.

"Parpol sebenarnya punya anggota, nah anggota yang di parpol kemudian di-upload ke dalam sipol. Ada juga yang sudah pindah ke partai lain tapi tidak membuat surat pengunduran diri. Jadi tiba-tiba pindah dan dapat KTA," ucapnya.

"2.003 itu ada juga yang terdaftar di 3 parpol bahkan 5. Satu orang terdaftar di 5 partai politik," sambungnya.

Fenomena ganda eksternal itu, kata dia, terjadi setiap periode pelaksanaan pemilu. Namun tahun ini, data tersebut lebih mudah didapatkan karena sudah terkoneksi dengan internet.

"2014 posisinya kita verifikasi secara manual. Artinya kita duga ada beberapa ganda eksternal yang tidak terdeteksi oleh kita tapi kalau di tahun 2014 di angka 2.400. Dengan adanya sipol, itu langsung mendeteksi ganda eksternal sekian sampai detail gandanya dengan partai mana," sambungnya.

Penyelesaian ganda eksternal, kata dia, diserahkan kembali ke partai politik. Pasalnya berdasarkan Peraturan Perundang-undangan nomor keputusan 258 tahun 2022 bahwa jumlah minimal keanggotaan parpol di Kota Sukabumi adalah 354 orang.

"Ada masa verifikasi perbaikan. Nanti dilakukan di bulan September, jadi detailnya sangat panjang. Kita juga tidak pernah tahu karena verifikasi ini terpusat di KPU RI. Dia yang memutuskan lolos atau tidaknya parpol dalam Pemilu. Kita hanya membantu verifikasi administrasinya saja," tutup Agung.

(orb/orb)