Tak Kantongi Izin, Gerai Mie Gacoan di Bandung Disegel

Tak Kantongi Izin, Gerai Mie Gacoan di Bandung Disegel

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 23 Agu 2022 15:11 WIB
Gerai Mie Gacoan di Bandung Disegel
Gerai Mie Gacoan di Badung Disegel (Foto: Rifat Alhamidi / detikJabar)
Bandung -

Salah satu gerai mi pedas di Kota Bandung, Mie Gacoan disegel pemerintah setempat. Penyegelan dilakukan karena gerai tersebut tak mengantongi izin untuk beroperasi.

Pantauan detikJabar, Selasa (23/8/2022), penyegelan gerai Mie Gacoan dilakukan di kawasan Gatot Subroto, Kota Bandung. Padahal gerai ini baru dibuka akhir Juli 2022.

Di lokasi, gerai mi pedas yang biasanya dipadati pengunjung ini sudah tidak ada aktivitas. Garis kuning terpasang yang menandakan gerai Mie Gacoan disegel.


Kemudian, terdapat spanduk putih bertuliskan penyegelan Mie Gacoan oleh Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Disciptabintar) Kota Bandung. Adapun isi tulisannya 'Bangunan Ini Disegel/Dihentikan Sementara Kegiatan Karena Belum Memiliki: 1. PBG (Persetujuan Bangunan Gedung), 2. SLF (Sertifikat Laik Fungsi)'.

Gerai Mie Gacoan di Bandung DisegelGerai Mie Gacoan di Bandung Disegel Foto: Rifat Alhamidi / detikJabar

Saat dikonfirmasi, Kadisciptabintar Bambang Suhari membenarkan mengenai penyegelan itu. Menurut Bambang, penyegelan dilakukan hari ini oleh petugas. "Iyah, betul. Disegel," katanya saat ditemui detikJabar saat hendak mengikuti rapat koordinasi di Balai Kota Bandung.

Namun Bambang belum bisa menjelaskan secara detail mengenai penyegelan Mie Gacoan. Ia hanya menyebut bahwa gerai mi tersebut disegel karena tak memiliki izin.

"Intinya, itu belum ada izinnya. Nanti setelah rapat saya jelaskan yah," katanya.

Sementara, saat berada di lokasi, tim detikJabar sempat mendapat sodoran telepon yang diserahkan salah satu staf gerai Mie Gacoan, seorang lelaki mengaku sebagai owner dari gerai Mie Gacoan tersebut.

Saat berbincang, tim detikJabar sudah berusaha menyiapkan konfirmasi untuk pihak owner Mie Gacoan mengenai penyegelan tersebut. Namun, lelaki itu menolak memberi penjelasan.

(ral/iqk)