Kabar Nasional

Peran Putri Candrawathi Terbongkar Rekaman CCTV di Kasus Sambo

Tim detikNews - detikJabar
Jumat, 19 Agu 2022 21:05 WIB
Penyidikan laporan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, terkait dugaan pelecehan seksual terhadap dirinya di rumah dinas Duren Tiga, Jaksel, dihentikan.
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (Foto: Dok. TikTok @revalalip.)
Jakarta -

Rekaman CCTV menjadi kunci yang membongkar peran dari istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dalam kasus polisi tembak polisi. CCTV yang merekam situasi sebelum, sesaat dan setelah penembakan Brigadir Nofriyansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan pun telah ditemukan Polri.

"Alhamdulillah CCTV yang sangat vital yang menggambarkan situasi sebelum, sesaat, dan setelah kejadian di Duren Tiga itu berhasil kami temukan," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari detikNews Jumat (19/8/2022).

Ia menyebut CCTV merekam detik-detik kejadian kunci di rumah dinas Ferdy Sambo. Rekaman itu ditemukan setelah penyidik melakukan serangkaian tindakan, Polri pun telah memeriksa Putri.


"Yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak tiga kali," ujar Andi.

Sebelumnya Putri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Polri menyampaikan telah memiliki dua alat bukti untuk menjerat Putri sebagai tersangka.

"Penyidik menetapkan Saudari PC sebagai tersangka," kata Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jumat (19/8/2022).

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan sebanyak tiga kali kepada Putri. Timsus juga telah memanggil Putri pada Kamis (18/8) kemarin, namun ia mengaku sakit.

"Seyogianya juga kemarin yang bersangkutan harus diperiksa, tapi muncul surat sakit dari dokter yang bersangkutan dan minta istirahat selama tujuh hari," kata Andi dalam jumpa pers di Mabes Polri.

Tanpa kehadiran Putri, penyidik Timsus kemudian menetapkannya sebagai tersangka. Andi menyampaikan penyidik setidaknya punya dua alat bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka.

"Berdasarkan dua alat bukti: yang pertama keterangan saksi, kemudian bukti elektronik CCTV," katanya.

CCTV itu ada di Jl Saguling dan di dekat lokasi pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga.

"Ini yang jadi pertanyaan publik yang diperoleh dari DVR pos satpam inilah yang menjadi bagian barang bukti tidak langsung, yang jadi jadi petunjuk bahwa PC ada di lokasi sejak di Saguling sampai di Duren Tiga dan lakukan kegiatan-kegiatan yang jadi bagian perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua," tuturnya.

Polri mengungkap kegiatan Putri termasuk bagian dari perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua."Melakukan kegiatan-kegiatan yang jadi bagian perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua," ujar Andi.

(yum/yum)