Satgas COVID-19 Bandung Prihatin HUT Jabar Timbulkan Kerumunan

Rifat Alhamidi - detikJabar
Jumat, 19 Agu 2022 19:42 WIB
Lapangan Gasibu, Kota Bandung bak lautan manusia di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Jabar
Kerumunan di HUT Jabar (Foto: Sudirman Wamad/detikJabar).
Bandung -

Satgas COVID-19 Kota Bandung merasa prihatin dengan puncak perayaan HUT ke-77 Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, perayaan hari jadi provinsi tersebut malah menimbulkan kerumunan lautan manusia yang dipusatkan di Gedung Sate.

Ketua Harian Satgas COVID-19 Kota Bandung Asep Gufron mengingatkan jika pandemi masih terjadi. Pihaknya pun menyesalkan kerumunan itu terjadi yang bisa berpotensi menambah grafik kenaikan kasus COVID-19.

"Saya terus terang prihatin, satu sisi maknanya bagus yah, bahwa kita sudah beberapa tahun tidak ada kegiatan. Tapi kami dari satgas harus mencermati terhadap lonjakan COVID yang masih belum berakhir, bahkan sekarang masih fluktuatif," kata Asep kepada detikJabar via telepon, Jumat (19/8/2022).


Asep mengaku pihaknya sempat dilibatkan dalam membahas soal pengendalian pandemi COVID-19 bersama panitia HUT Jabar. Saat itu, disepakati perayaan hari jadi tetap mengedepankan prokes dan aturan-aturan lain yang sudah dimuat dalam PPKM Kota Bandung.

Namun ternyata, kenyataan di lapangan bertolak belakang dengan hasil rapat yang telah disepakati. Kerumunan massa tak bisa dihindarkan, apalagi saat puncak perayaan HUT Jabar yang dipusatkan di Gedung Sate.

"Sebelum itu kita ada rapat dulu dengan panitia yang menggelar event HUT Jawa Barat. Intinya, kalau kami tidak masuk ke ranah event, tapi menekankan bahwa COVID di Kota Bandung masih fluktuasi. Jadi harus tetap dijaga dan dikendalikan supaya tidak terjadi kerumunan," tuturnya.

"Kami sudah koordinasikan dengan panitia supaya bisa dilaksanakan tapi tetap mengedepankan prokes, minimal masker, itu yang menjadi komitmen kami dengan panitia. Walaupun berdasarkan pengamatan kami, ini malah jadi di luar apa yang kami sampaikan waktu itu," tambahnya.

Asep menyatakan, status PPKM memang ditentukan oleh assessment pemerintah pusat melalui beberapa indikator. Namun demikian, ia mengingatkan semua pihak harus tetap menjaga situasi pandemi saat ini di Kota Bandung agar tak terjadi lonjakan yang signifikan.

"Yang mengatur (PPKM) berdasarkan assasment pusat, dan kita juga tidak bisa berdiri sendiri karena Bandung bersama (Aglomerasi) Bandung Raya. Tapi kan sampai hari ini masih fluktuasi kasusnya, ada penurunan, ada juga kenaikan. Jadi harus tetap waspada, prokes harus tetap dilakukan dengan minimal memakai masker dan menghindari kerumunan," pungkasnya.

Sebelumnya, ribuan warga berbondong-bondong memadati puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Jabar. Kerumunan pun tak dihindarkan di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Gedung Sate.

Pantauan detikJabar, warga berbondong-bondong ke Jalan Diponegoro sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka hendak menyaksikan puncak acara, yakni festival kreativitas dan budaya, serta festival kuliner Jabar.

Warga berdesakan memburu kuliner gratis yang disediakan Pemprov Jabar. Ada 77.777 makanan khas Jabar yang disediakan secara gratis, dan ludes seketika. Sejumlah warga pun tak memakai masker.

(ral/mso)