Patung Jenderal Sudirman Akan Tegaskan Cimahi Kota Militer

Whisnu Pradana - detikJabar
Jumat, 19 Agu 2022 20:00 WIB
Patung Jenderal Sudirman di Jakarta adalah monumen Pahlawan Nasional di kawasan Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Ini sejarahnya.
Ilustrasi patung Jenderal Sudirman. (Foto: Kanavino AR/detikcom)
Cimahi -

Patung Jenderal Sudirman bakal menghiasi Taman Segitiga Sriwijaya, Kota Cimahi. Saat ini Pemerintah Kota Cimahi sedang menunggu izin pembangunan dari Kodam III/Siliwangi.

Izin tersebut dibutuhkan sebelum patung Jenderal Sudirman dipasang karena lahan taman tersebut merupakan milik Kodam III/Siliwangi. Sementara Pemkot Cimahi bertindak sebagai pengelola atas izin pemilik lahan.

"Betul kita akan memasang patung Jenderal Sudirman di situ (Taman Segitiga Sriwijaya). Tapi masih menunggu izin dari Pangdam, sehingga belum dilaksanakan pemasangannya," ungkap Wali Kota Cimahi Ngatiyana kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).


Di taman seluas 200 meter persegi itu sebelumnya sudah terpasang tank berjenis AMX-13 sebagai ikon Kota Cimahi yang juga berjuluk Kota Militer. Pemasangan patung Jenderal Sudirman bakal menegaskan julukan tersebut.

Ngatiyana mengatakan salah satu pertimbangan pemasangan pahlawan yang menyandang bintang 5 di TNI itu sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan anak-anak yang kerap berkumpul di taman tersebut.

"Rencana pemasangan di situ karena itu kan taman tempat berkumpul dan nongkrong warga Cimahi. Di situ banyak anak-anak juga, jadi sebagai sarana edukasi, ini lho pahlawan nasional yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia," kata Ngatiyana.

Sementara itu para veteran pembela kemerdekaan yang ada di Kota Cimahi turut mendukung langkah pemerintah daerah yang bakal memasang patung Jenderal Sudirman.

"Kami mendukung sepenuhnya rencana tersebut, karena pemasangan patung pahlawan nasional sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan pada jasa-jasa mereka meraih kemerdekaan bagi tanah air," ujar Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letkol Purn Uhen Suhendar.

Meskipun begitu, kata Uhen, mereka sempat mengkritisi lokasi pemasangan patung di Taman Segitiga Sriwijaya yang dinilai kurang strategis.

"Sebetulnya ada titik lain yang lebih cocok, misalnya di Alun-alun atau di dekat Kodim 0609/Cimahi. Bentuk patungnya juga jangan yang menghormat, tapi lebih baik yang sedang naik kuda," kata Uhen.

(orb/orb)