Ibu Muda Tewas di Tasik, Amankah Balap Karung usai Melahirkan?

Ibu Muda Tewas di Tasik, Amankah Balap Karung usai Melahirkan?

Tim detikHealth - detikJabar
Jumat, 19 Agu 2022 05:00 WIB
Ilustrasi jenazah
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya meninggal dunia setelah terjatuh saat mengikuti perlombaan balap karung, Rabu (17/8/2022) siang.

Korban bernama Rini (29) warga Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Diketahui Rini ternyata mempunyai hipertensi. Selain itu korban baru melahirkan dua bulan lalu.


Menurut dokter kandungan dari sakit Premier Surabaya, dr Poedjo Hartono, SpOG(K) menyebut kondisi rahim akan pulih kembali pada hari ke-40 setelah melahirkan. Kegiatan normal pun bisa dilakukan. Namun, hal ini bisa dilakukan ketika tak ada komplikasi pada persalinan.

Poedjo juga menjelaskan kejadian tersebut sangat kecil jika dihubungkan dengan riwayat kehamilan. Poedjo menerangkan komplikasi karena preeklamsia atau hipertensi biasanya hilang pada minggu pertama hingga kedua setelah persalinan.

"Bisa juga sebelumnya hipertensi dan menjadi hamil," kata dr Poedjo saat seperti dikutip dari detikHealth, Kamis (18/8/2022).

Poedjo mengatakan kejadian yang dialami ibu rumah tangga asal Tasikmalaya itu cenderung disebabkan karena hipertensi yang tak terkendali. Selain itu, trauma kepala akibat benturan keras saat jatuh juga bisa menjadi faktornya.

"Sekali lagi kalau sudah masa involusi atau rahimnya sudah pulih kembali, kegiatan sudah bisa kembali normal. Pada kasus ini terjatuh bisa saja hipertensinya belum terkendali, tidak terawasi dengan baik atau bisa juga karena trauma kepala yang cukup berat yang bisa terjadi pada siapapun juga," ucap Poedjo.

(sud/iqk)