Cyrus Network: Elektabilitas Ridwan Kamil Naik Selepas Diterpa 'Badai'

Sudirman Wamad - detikJabar
Selasa, 16 Agu 2022 09:09 WIB
Gedung Pakuan, Bandung, ramai pelayat pada akhir pekan kemarin. Mereka datang untuk mendoakan putra Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril. Ini fotonya.
Keluarga Ridwan Kamil (Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Bandung -

Hasil survei terbaru dari Cyrus Network menyebutkan elektabilitas Gubernur Jabar Ridwan Kamil kini mendekati tiga nama lainnya, yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

Founder Cyrus Network Hasan Nasbi menilai elektabilitas Ridwan Kamil meningkat pada periode Juli 2022. Sementara itu, tokoh lainnya yang dinilai berpotensi di Pilpres 2024 melambat.

"Meningkatnya eksponensial, bukan peningkatan yang biasa dicapai kandidat lainnya, yang mendapatkan itu Ridwan Kamil," kata Hasan Nasbi dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/8/2022).


Lebih lanjut, Hasan menerangkan popularitas Ridwan Kamil alias Kang Emil hanya menyentuh 60 persen pada periode sebelum Juli 2022. Kemudian, lanjut Hasan, hasil riset yang dilakukan pada akhir Juli menunjukkan popularitas Kang Emil makin moncer, yakni 80 persen.

"Elektabilitasnya itu satu digit antara enam hingga tujuh persen, Maret 2022 itu di angka tujuh persen. Akhir Juli elektabilitasnya naik 100 persen menjadi 14 persen, tiba-tiba mendekati Anies Baswedan. Anies 18, Ridwan Kamil 14, beda empat angka saja," ucap Hasan.

Selin Pilpres, lanjut Hasan, dalam survei Pilgub Jabar 2024 juga menunjukkan hasil yang positif. Elektabilitas Kang Emil mencapai 54 persen. Survei pada akhir Juli, angkanya naik 10 persen menjadi 64 persen.

Hasan menilai musibah yang dialami Kang Emil, yakni kehilangan anak sulungnya Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril di Sungai Aere, Swiss Juni lalu, berdampak pada naiknya popularitas dan elektabilitas Kang Emil. Hasan menyebutnya badai yang menerpa keluarga Kang Emil, hingga masyarakat Indonesia.

Simpati dan empati publik kepada Kang Emil sebagai tokoh politik. Diakuinya pemberitaan dan konten yang terkait dengan meninggalnya Eril, dan perjuangan Kang Emil mencari Eril mengundang simpati masyarakat yang luar biasa.

"Kenaikan eksponensial baik elektabilitas dan popularitas capres maupun cagub nggak pantas disebut berkah, itu badai positif,"katanya.

"Publikasinya hebat, tayangan dan kontennya menyentuh. Simpati mengalir ke Ridwan Kamil. Pertanyaannya, apakah fenomena badai ini akan permanen di dua digit atau temporer saja karena masyarakat masih ikut berduka?," kata Hasan menambahkan.

Hasan menjelaskan tentang kemungkinan soal angka popularitas dan elektabilitas Kang Emil, apakah bertahan atau turun. "Sekali sudah naik maka akan stay di sana seperti Anies di atas angka dua digit, itu akan kita buktikan apakah badai Ridwan Kamil dalam arti positif ini pada survei September atau Oktober," ucapnya.

Dari survei Cyrus Network untuk empat capres dengan elektabilitas tertinggi tergambar Ridwan Kamil pada Desember 2021 angkanya berada di 5,3 persen, kemudian Maret 2022 menjadi 7,2 persen dan Juli 2022 sampai di 14 persen. Sementara di atasnya Ganjar Pranowo pada Desember 2021 di angka 25 persen, Maret 2022 menjadi 27 persen, kemudian anjlok pada Juli 2022 menjadi 24, 6 persen.

Sementara Prabowo Subianto di Desember 2021 ada di 27,5 persen, Maret 2022 turun ke 27 persen dan pada Juli 2022 turun lagi ke 24,6 persen. Kemudian Anies Baswedan dari Desember 2021 16 persen, pada Maret 2022 turun ke 11,8 persen, dan naik lagi pada Juli 2022 menjadi 18.2 persen.

(sud/yum)