Geger Tapak Kaki Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun di Restoran

Tim detikFood - detikJabar
Selasa, 16 Agu 2022 05:30 WIB
Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun Ditemukan di Restoran China
Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun Ditemukan di Restoran China (Foto: CNN/Lida Xing)
China -

Seorang pria tak sengaja menemukan jejak dinosaurus berusia lebih dari 100 juta tahun lalu, tepat di bawah meja makan restoran yang ia datangi. Kok bisa ?

Cerita ini bermula dari seorang pelanggan yang bernama Ou Hongtao yang mendatangi sebuah restoran di Kota Leshan, Provinsi Sichuan, China. Dikutip detikFood dari Times Now News (15/8), temuan Hongtau menggegerkan warga China.

Menurut Hongtao, awalnya dirinya tengah makan. Kemudian ia menemukan jejak aneh, atau pola seperti jejak kaki hewan berukuran besar di dalam area restoran yang namanya tak disebutkan tersebut.


Menanggapi laporan ini, tim ahli yang dipimpin Dokter Lida Xing mendatangi restoran tersebut. Restorannya sendiri memiliki konsep semi outdoor, sehingga pengunjung bisa menyantap makanan dengan pemandangan halaman rumah.

Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun Ditemukan di Restoran ChinaJejak Kaki Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun Ditemukan di Restoran China Foto: CNN/Lida Xing

Setelah diteliti dan melakukan penelitian dengan menggunakan 3D scanner, terkonfirmasi jiga jejak kaki tersebut merupakan dinosaurus spesies brontosaurus.

Dari informasi yang ada, spesies brontosaurus ini bisa memiliki tinggi hingga 8 meter, dan dikabarkan eksis sekitar 66 hingga 145 juta tahun yang lalu.

"Ketika kami datang ke restoran, kami langsung menemukan jejak kaki dinosaurus itu, ukurannya besar, dan lubang dari jejak kaki itu cukup dalam. Sebenarnya tampilan jejak kaki dinosaurus itu terlihat jelas dari mata pandang, hanya mungkin orang-orang tidak ada yang berpikir ke sana," ungkap Dokter Lida.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, sebelum properti tersebut diubah menjadi restoran, ternyata tempatnya pernah menjadi peternakan ayam.

Para ahli percaya bahwa kotoran dan tanah yang ada di peternakan itu, membantu jejak dinosaurus langka ini tetap terjaga dan tidak rusak hingga sekarang.

Usai lokasi tersebut dijadikan restoran, dan semua bagian tanah dan debu dibersihkan, terlihat jejak dinosaurus itu sehingga sang pemilik restoran memutuskan untuk tidak menutupnya dengan semen atau keramik.

(yum/yum)