Kabar Internasional

Ayam Keturunan Dinosaurus, Benarkah?

Tim detikEdu - detikJabar
Jumat, 29 Jul 2022 08:00 WIB
Ilustrasi ayam betina.
Foto: Ilustrasi (unsplash)
Jakarta -

Penelitian tentang analisis molekuler dari protein Tyrannosaurus rex yang berusia 68 juta tahun dan 21 spesies modern lain sama dengan nenek moyang dari ayam, burung unta, dan juga buaya telah dilakukan. Ayam disebut memiliki kekerabatan dengan dinosaurus.

Dikutip dari detikEdu, jurnal Science telah menerbitkan tentang peneliti telah menganalisa data molekuler untuk menempatkan dinosaurus non-unggas dalam melacak evolusi spesies. Hal itu seperti dikutip dari laman Harvard University.

Nenek Moyang Burung

CNN Indonesia melaporkan penelitian lain menemukan bahwa ayam dan kalkun ternyata memiliki garis keturunan yang erat dengan nenek moyang burung, yakni dinosaurus berbulu.


Sebanyak 200 ilmuwan, 80 lembaga, dan 20 negara dilibatkan dalam penelitian genom, set haploid kromosom dalam mikroorganisme, pada 21 ekor burung yang melengkapi set gennya. Penelitian ini dari Keilmuan Biologi di University of Kent, Inggris.

Hasilnya, genom tersebut menunjukkan ragam burung berevolusi.

"Genom burung sangat istimewa, mereka punya mikro kromosom yang sangat kecil ketimbang kelompok vertebrata lainnya. Balutan kecil dari material gen yang kaya ini juga ternyata hadir di nenek moyang dinosaurus mereka," ucap pemimpin tim penelitian, Darren Griffin.

Avian Phylogenomics Consortium, menemukan bahwa ayam memiliki pola kromosom yang secara keseluruhan mirip dengan leluhur dinosaurus burung.

T-Rex Kelompok Burung?

John M. Asara dan Lewis C. Cantley, dari Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) dan Harvard Medical School (HMS) meneliti dan mmenguatkan mengurutkan potongan kecil protein kolagen dari T-ex. Penelitian ini ingin menggunakan bukti molekuler untuk menempatkan T-Rex pada pohon keluarga kerajaan hewan.

"Sebagian besar urutan kolagen diperoleh dari database protein dan genom tetapi kami juga perlu mengurutkan beberapa organisme penting, termasuk buaya modern dan burung unta modern, dengan spektrometri massa," kata Asara, Direktur Fasilitas Inti Spektrometri Massa di BIDMC dan instruktur di patologi di HMS.

"Kami menentukan bahwa T-Rex, pada kenyataannya, dikelompokkan dengan burung-burung unta dan ayam dibanding mengelompokkan dengan organisme lain yang kami pelajari. Kami juga menunjukkan bahwa ia berkelompok lebih baik dengan burung daripada reptil modern, seperti aligator dan kadal anole hijau," katanya.

(sud/mso)