Cerita Haru Ibu Hamil Bertemu Suami di Mapolres Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Senin, 15 Agu 2022 16:33 WIB
Suasana ibu hamil bertemu suaminya.
Suasana ibu hamil bertemu suaminya. (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Raut bahagia terpancar dari wajah perempuan inisial AW (23). Calon ibu muda itu tiba-tiba mendapat undangan bertemu suaminya yang ditahan di Mapolres Sukabumi karena terlibat kasus hukum. Tidak hanya itu, ia mendapat kejutan tidak terduga dari Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah.

AW sendiri tengah kebingungan. Sebab suaminya yang berinisial T sudah sebulan ini ditahan karena tersandung kasus narkoba.

Di saat bersamaan, usia kehamilan AW sudah mencapai 7 bulan. Tak adanya tulang punggung keluarga membuatnya kebingungan mencari biaya kontrol kehamilan hingga persalinan nanti.


"Saya kaget, dapat undangan untuk bertemu suami dan bertemu dengan Pak Kapolres Sukabumi. Saya diizinkan bertemu dengan suami setelah sebelumnya 1 bulan mengikuti proses hukum," kata AW kepada awak media, Senin (15/8/2022).

AW mengaku sudah 4 tahun menikah dengan suaminya. Jabang bayi yang saat ini dikandungnya sudah memasuki usia kehamilan 7 bulan. Bayi yang diperkirakan laki-laki itu adalah anak pertama dari pasangan tersebut.

"Ketika datang ke polres, bertemu dengan suami dan bertemu Pak Kapolres. Alhamdulillah saya sudah senang diizinkan bertemu dengan suami. Kemudian saya diberikan bantuan katanya untuk biaya kontrol kehamilan," lirih AW, ia terlihat menahan rasa haru.

"Semoga saya dan calon bayi ini pada saat lahiran sehat dan proses kelahirannya diberi kelancaran serta suami saya tetap sehat dan diberi semangat," sambungnya.

Suasana haru kian pecah saat T mencium dan mengelus perut istrinya. Ia juga terlihat menyesali kondisinya yang terpaksa berurusan dengan hukum. "Ini calon anak pertama, walau belum jelas diperkirakan berjenis kelamin laki-laki," imbuh AW.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawasyah mengatakan ia rencananya akan membantu dua calon ibu yang suaminya terjerat masalah hukum.

"Semuanya karena saya hanya berpikir rasa kemanusiaan saja, terlepas dari perbuatan suaminya. Kita bantu untuk biaya kontrol kesehatan kehamilan. Kemudian nanti walau tidak semuanya, tapi nanti saya akan bantu biaya persalinannya," jelas Dedy.

Dedy juga meminta AW untuk menyimpan nomor whatsapp Kanit PPA Iptu Bayu Sunarti agar mudah berkomunikasi saat proses persalinan.

Kepada wartawan, Iptu Bayu Sunarti mengatakan ada dua calon ibu yang suaminya ditahan di Polres Sukabumi yang diundang Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah untuk mendapat bantuan biaya kontrol kesehatan kehamilan. Namun salah seorang calon ibu tidak dapat datang ke Mapolres Sukabumi karena sudah memasuki masa persalinan.

"Untuk yang satu lagi sesuai dengan petunjuk Bapak, nanti akan saya antarkan bantuan Bapak Kapolres kerumahnya," singkat Bayu.

(sya/orb)