Truk Maut di Jalur Tengkorak Cianjur Kelebihan Muatan 20 Ton

Ikbal Selamet - detikJabar
Senin, 15 Agu 2022 15:30 WIB
Kecelakaan di Jalur Tengkorak Bangbayang, Cianjur.
Kecelakaan di Jalur Tengkorak, Cianjur (Foto: Istimewa)
Cianjur -

Truk terigu yang mengalami kecelakaan di Jalur Tengkorak, Bangbayang, Cianjur, mengakibatkan enam orang tewas. Truk tersebut ternyata kelebihan muatan hingga 20 ton

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalulintas Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Muhammad Iqbal mengatakan dari hasil ram cek, diketahui jika truk tersebut batas muatannya hanya 10 ton. Namun saat kejadian truk itu mengangkut 30 ton tepung terigu.

"Memang over kapasitas, bahkan muatannya 300 persen atau tiga kali lipat dari batas muat truk tersebut. Seharusnya hanya 10 ton, tapi yang dibawa itu 30 ton, kelebihan muat 20 ton," kata dia, Senin (15/8/2022).


Menurut dia, kelebihan muat dapat berdampak pada fungsi rem kendaraan. Pasalnya beban muat maksimal sudah disesuaikan dengan daya cengkram dan sistem pengereman.

"Jadi kalau muatannya lebih berat, beban untuk rem akan berlebih. Jika terus direm, pada akhirnya akan mengalami gagal fungsi. Jadi beban itu memang berkaitan dengan rem," kata dia.

Khusus untuk di jalur tengkorak atau Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, kepatuhan pemilik kendaraan untuk tidak mengangkut barang melebihi batas muat sangat penting untuk keselamatan.

Kondisi jalan di jalur tersebut berupa turunan jika melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur dan tanjakan jika dari arah sebaliknya.

Bahkan informasi yang dihimpun detik.com, kemiringan Jalan di atas 10 derajat dengan trak lurus yang panjang.

"Kondisi ini yang akan memperparah kondisi rem jika kendaraan over kapasitas, makanya kita minta agar kendaraan tidak melebihi kapasitas, terutama jika melintas ke jalur tersebut," katanya.

Diberitakan sebelumnya, enam orang tewas dalam insiden tabrakan di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Minggu (14/8/2022) siang.

(iqk/iqk)