Kehilangan Klien Picu Persatuan Dukun Polisikan Pesulap Merah

Tim detikNews - detikJabar
Sabtu, 13 Agu 2022 14:44 WIB
Marcel Radhival atau yang dikenal Pesulap Merah
Marcel Radhival atau yang dikenal Pesulap Merah (Foto: dok. Instagram/@marcelradhival1)
Jakarta -

Marcel Radhival alias Pesulap Merah dilaporkan ke polisi oleh Persatuan dukun Indonesia ke Polres Metro Jakarta Selatan. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan mengatakan, laporan itu dibuat karena ada beberapa pihak yang terganggu dengan aktivitas Pesulap Merah.

"Ya berdasarkan laporan dari mereka, mereka merasa tersudutkan, merasa terganggu," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan seperti dikutip dari detiKNews, Sabtu (13/8/2022).

Yandri menyebut, pelapor dalam hal ini mengatasnamakan Agustiar. Laporan itu telah dilayangkan pada Rabu (10/8/2022).


"Ada satu yang mengatasnamakan dia sebagai yang mewakili persatuan dukun Indonesia melaporkan terkait postingan di media sosial di YouTube, di Instagram, yang menyudutkan dukun-dukun," ujar Yandri.

Dalam laporannya itu, pelapor mengaku konten Pesulap Merah di media sosial yang membahas dukun dianggap sebagai sebuah penghinaan. Hal itu didasarkan pada keterangan Pesulap Merah yang menyebut dukun sebagai penipu.

"Ini berdasarkan laporan mereka ya bahwa dalam postingan terlapor disebut dukun-dukun tukang tipu. Dasar itu mereka membuat laporan polisi. (Pesulap Merah) dilaporkan UU ITE," ujarnya.

Dukun Kehilangan Klien

Pelapor juga mengaku kehilangan klien akibat konten yang dibuat Pesulap Merah di media sosial.

"Dalam beberapa hari ini mereka customer-nya berkurang karena konten-konten tersebut. Itu keterangan dari pelapor," tutur Yandri.

Sejumlah bukti telah diserahkan pelapor kepada penyidik. Yandri mengatakan pihaknya kini masih mempelajari laporan tersebut.

"Sementara kita lakukan lidik (penyelidikan) dulu ya. ITE ini kan perlu ada pendalaman yang berbeda. Kita akan pemeriksaan saksi-saksi dan ahli-ahli," ucap Yandri.

Sempat Dilaporkan Gus Samsudin

Laporan di Polres Metro Jakarta Selatan ini menambah laporan yang dilayangkan atas Pesulap Merah terkait pelanggaran ITE. Sebelumnya, pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati, Gus Samsudin, melaporkan Pesulap Merah Marcel Radival ke Polda Jatim terkait tuduhan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian.

Polisi masih mempelajari laporan Gus Samsudin tersebut.

"Iya sebatas laporan. Masih dipelajari oleh penyidik," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, seperti dilansir detikJatim, Kamis (4/8/).

Dia menjelaskan kasus laporan tersebut kini ditangani Ditreskrimsus Polda Jatim. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut soal laporan itu.

"Masih lidik (penyelidikan), masih dipelajari," ungkap Dirmanto.

(yum/yum)