Geger Penampakan Macan Kumbang di Perkebunan Warga Bandung

Yuga Hassani - detikJabar
Sabtu, 13 Agu 2022 09:12 WIB
foto black panther dari Shazz Jung
Ilustrasi macan kumbang (Foto: Shazz Jung/Instagram)
Bandung -

Seekor macan kumbang (Panthera pardus) turun ke perkebunan milik warga di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kehadiran macan kumbang tersebut sempat terekam oleh ponsel milik warga.

Dari video yang diterima detikJabar, Sabtu (13/8/2022), nampak video tersebut berdurasi 19 detik. Dalam video tersebut terlihat seekor macan kumbang melintas di perkebunan warga.

Petugas Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah 2 Soreang, Toni Setiana membenarkan macan kumbang tersebut turun di wilayah Pangalengan. Kata dia, macan tersebut turun ke area perkebunan warga.


"Iya benar. Ada muncul macan kumbang ke lahan pertanian warga. Itu sebetulnya kejadiannya udah lama, ya sekitar 3 atau 4 hari yang lalu," ujar Toni saat dihubungi detikJabar.

"Jadi memang macan tersebut tiba-tiba turun ke lahan pertanian warga. Terus ada salah satu warga yang memvideokan," tambahnya.

Pihaknya menjelaskan macan tersebut langsung kembali ke habitatnya. Pasalnya jenis macan kumbang tersebut jika melihat manusia langsung pergi.

"Lagian macan kumbang tersebut langsung balik lagi, pergerakannya juga cepat yang gitu mah. Apalagi liat orang juga takut macan kaya gitu mah. Kemudian tidak memangsa hewan ternak milik warga. Hanya melintas aja di lahan pertanian," katanya.

Toni menyebutkan perkebunan warga tersebut berdekatan dengan lokasi habitat macan kumbang. Sehingga memungkinkan jika macan kumbang tersebut turun ke perkebunan warga.

"Memang itu lahan pertaniannya berbatasan sareng lokasi kawasan hutan. Di situ ada hutan Perhutani, hutan gunung tilu aya, cagar alam gunung tilu aya," katanya.

Menurutnya di wilayah tersebut masih banyak habitat macan kumbang.

"Di wilayah tersebut masih banyak habibatnya, kan memang di Gunung Tilu khusus habitat macan kumbang," ucapnya.

Dia menambahkan dengan adanya kejadian tersebut terus melakukan sosialisasi terhadap warga. Salah satunya adalah untuk tidak menangkap hewan dilindungi tersebut.

"Ya seperti biasa kita melakukan penyuluhan ke warga supaya macan tersebut tidak diganggu, tidak ditembak, tidak diburu," pungkasnya.

(yum/yum)