Kabar Internasional

Kelangsungan Hidup Manusia Tinggal Menunggu Waktu

Tim detikInet - detikJabar
Kamis, 11 Agu 2022 22:30 WIB
Reactor defects have been found at the Penly plant (above) in northern France. PHOTO: AFP
Ilustrasi pembangkit nuklir Prancis . (Foto: AFP)
Jakarta -

Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan dunia menghadapi bahaya nuklir yang tidak terlihat sejak puncak Perang Dingin. Hal itu disampaikan pada pembukaan konferensi utama Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) di New York.

Dalam kesempatan itu, ia meminta Rusia menghentikan tindakan mengancam menggunakan nuklir. Ia juga menyinggung perang Rusia dan Ukraina serta ketegangan di semenanjung Korea dan di Timur Tengah.

Guiterres khawatir krisis yang berkaitan dengan nuklir ini dapat meningkat signifikan. Sehingga, umat manusia tinggal menunggu waktu saja untuk musnah.


"Kelangsungan hidup umat manusia tinggal menunggu waktu. Kita masih beruntung sejauh ini. Tapi keberuntungan bukanlah strategi, juga bukan perisai dari ketegangan geopolitik yang memuncak menjadi konflik nuklir," ujarnya seperti dikutip dari detikInet yang melansir dari AFP.

Ia menyerukan semua negara berupaya menempatkan warganya di "jalan yang benar" menuju dunia yang bebas dari senjata nuklir. Guterres juga mengatakan konferensi NPT adalah kesempatan untuk memperkuat kesepakatan dan mengurangi kekhawatiran dunia tentang senjata nuklir.

"Menghapuskan senjata nuklir adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa kita tidak akan pernah menggunakannya," ujarnya.

Menurut Guterres, saat ini ada hampir 13.000 senjata nuklir disimpan di seluruh dunia. Hal ini terjadi di saat risiko penggunaan senjata nuklir meningkat, sementara upaya untuk mencegah eskalasi krisis melemah.

(orb/orb)