Siap-siap! Masuk Balai Kota Bandung Bakal Wajib Pakai e-Money

Sudirman Wamad - detikJabar
Rabu, 10 Agu 2022 15:04 WIB
Balai Kota Bandung.
Foto: Balai Kota Bandung (Rifat Alhamidi/detikJabar).
Bandung -

Pemkot berencana menerapkan regulasi anyar untuk kendaraan warga yang masuk ke Balai Kota Bandung. Nantinya, kendaraan yang masuk wajib menggunakan kartu prabayar atau e-Money sebagai persyaratan utamanya.

Kepala UPT Parkir Dishub Kota Bandung Yogi Mamesa menyebut rencana kebijakan anyar ini tengah dibahas pemkot. Meskipun baru sebatas wacana, namun rencana penerapan kebijakan itu dianggap bisa menertibkan kendaraan warga yang masuk ke balai kota.

"Ini baru wacana, masih dibahas. Jadi rencananya, ini kita bikin supaya kawasan di Kota Bandung, termasuk balai kota ini lebih tertib dan nggak semrawut lagi," kata Yogi kepada detikJabar saat ditemui usai rapat di Balai Kota Bandung, Rabu (10/8/2022).


Menurut Yogi, kebijakan itu akan mulai diuji coba sekitar 2 pekan lagi. Nantinya, warga yang membawa kendaraan dan mau masuk ke balai kota, wajib menggunakan kartu e-Money yang di-tap ke palang pintu parkir otomatis di area tersebut.

"Nanti masuknya akan diarahkan dari pintu masuk barat dan keluar di arah timur. Kendaraaannya bukan hanya untuk warga, tapi pegawai juga. Harus pake kartu prabayar, tinggal nempel aja," tuturnya.

Yogi memastikan penerapan rencana ini takkan membebankan tarif apapun alias gratis bagi warga yang membawa kendaraannya ke balai kota. Adapun fungsi kartu e-Money hanya sebagai syarat saat tapping di mesin palang pintu parkir.

"Gratis, cuma nempel kartu aja. Sekarang lagi diproses mudah-mudahan dua hari ke depan sudah beres konsepnya," ucapnya.

Ia mengungkap, kebijakan itu dilakukan lantaran balai kota merupakan area pemerintah yang sehari-harinya sudah dipadati kendaraan pegawai maupun tamu pemerintahan. Sementara, lahan parkir di tempat itu pun terbatas jika ditambah dengan kendaraan masyarakat umum.

"Di sini kan banyak pegawai yang bawa kendaraan, belum tamu pemerintah. Kalau enggak diatur, nanti makin numpuk. Makanya kami siapkan regulasinya supaya balai kota bisa ditata rapi dan enggak semrawut," ujarnya.

(sud/mso)