Kota Bandung

Hati-hati! Lubang Menganga di Jalan Purwakarta Bahayakan Pengendara

Cornelis Jonathan Sopamena - detikJabar
Rabu, 10 Agu 2022 11:20 WIB
Lubang di Jalan Purwakarta membahayakan pengendara.
Foto: Lubang di Jalan Purwakarta membahayakan pengendara (Cornelis Jonathan Sopamena/detikJabar).
Bandung -

Sebuah lubang menganga di Jalan Purwakarta, Antapani, Kota Bandung. Lubang tersebut cukup membahayakan para pengendara.

Pantauan detikJabar, lubang dengan ukuran sekitar 50x50 cm berada di pinggir Jalan Purwakarta. Meski begitu keberadaan lubang itu cukup membahayakan karena masih berada di badan jalan.

Lubang itu diperkirakan merupakan saluran air atau drainase. Pasalnya dasar lubang dengan kedalaman sekitar 2 hingga tiga meter itu dapat dilihat dengan jelas.


Salah seorang pegawai di kawasan tersebut Yandi (21) mengungkapkan lubang itu muncul beberapa hari lalu. Kondisi itu menurutnya cukup membahayakan.

"Udah beberapa hari itu, hampir seminguan. Ada (yang) hampir kejeblos, banyak malah. Kemarin juga ada yang belanja kesini, pas pulang hampir kejeblos kesitu. Untungnya yang sampai kejeblos mah sejauh ini ngga ada," kata Yandi pada detikJabar di lokasi belum lama ini.

Lubang di Jalan Purwakarta membahayakan pengendara.Lubang di Jalan Purwakarta membahayakan pengendara. Foto: Cornelis Jonathan Sopamena

Yandi pun tidak mengetahui kejadian persis ketika lubang tersebut tercipta. Pasalnya, penutup saluran air tersebut sudah hilang ketika dirinya membuka toko di pagi hari. Padahal, penutup saluran air itu masih ada ketika toko tersebut tutup semalam sebelumnya.

Sementara itu, lalu lintas Jalan Purwakarta yang menjadi salah satu jalan yang diandalkan warga Antapani dan sekitarnya pun menjadi cukup tersendat. Pasalnya, jalan tersebut hanya memiliki dua lajur. Alhasil, kendaraan roda empat atau lebih pun perlu sedikit mengambil lajur dari arah berlawanan untuk menghindari lubang itu.

Akibat adanya lubang tersebut, berbagai pelanggan toko tersebut pun mengajukan keluhan.

"Wah, banyak sih itu mah (yang mengajukan keluhan), ini masih baru juga soalnya," ujar Yandi.

Kini, lubang tersebut sudah diberi barikade dengan papan dan sebuah tulisan yang berbunyi "AWAS ADA LUBANG". Yandi mengaku barikade tersebut dibuat oleh PD Antapani dan toko fotokopi Delima.

"Yang bikin tulisannya fotokopi depan situ, tapi kalau papannya itu dari sini," pungkas Yandi.

Karyawan toko fotokopi Delima, Abdul Rozak (29) membenarkan toko fotokopinya yang mencetak tulisan tersebut. Dirinya pun tidak mengetahui kronologi terciptanya lubang tersebut.

"Iya itu baru kemarin di printnya, inisiatif bareng-bareng sih, kang. Gatau saya kejadiannya gimana, udah muncul gitu aja," ujarnya.

(mso/mso)