Pesan Menag Yaqut Saat Buka Pekan Olahraga PTKN 2022

Wisma Putra - detikJabar
Selasa, 09 Agu 2022 23:08 WIB
Kirab budaya buka pekan olahraga PTKN 2022
Kirab budaya buka pekan olahraga PTKN 2022 (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Kirab nusantara resmi membuka Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022.

Pembukaan PESONA I PTKN 2022 dihadiri langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, Selasa (9/8/2022) malam.

Selain itu, hadir juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Suntana, Dirjen Pendidikan Islam Prof Ali Ramdani, jajaran pejabat Kemenag, Rektor UIN SGD Bandung Prof Mahmud dan rektor PTKN se-Indonesia.


Seperti diketahui, UIN SGD Bandung ditunjuk sebagai tuan rumah dan harimau yang dinamai Djati resmi menjadi maskot PESONA I PTKN 2022.

Menteri Agama Yaqut berpesan, terutama kepada para peserta dan kontingen PESONA I agar menjaga sportifitas.

"Olahraga dan agama adalah tarikan nafas yang tidak dapat dipisahkan. Olahraga itu mencari prestasi, siapa yang ulet dia yang menang," kata Yaqut dalam sambutannya.

Menurut Yaqut, olahraga, seni, agama dan tuhan tidak dapat dipisahkan dan Allah mencintai keindahan.

"Saya minta ini jangan putus, apalagi sudah ada piala bergilirnya, jangan nanti Dirjen ganti atau Direktur nya naik eselon 1 ini ditinggalkan," ujarnya.

Yakut menutup sambutannya dengan sebuah pantun. "Ikan hiu geter-geter, se you latter," ujar Yaqut.

Rektor UIN SGD Bandung Prof Mahmud berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. "Saya harap kegiatan ini berjalan lancar, PESONA PTKN mampu tampil mempesona dalam konteks menjaga NKRI," kata Mahmud.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar.

"Saya doakan acara ini harus sukses, selamat dan sukses untuk PESONA I," kata Kang Emil sapaan karib Ridwan Kami.

Emil turut mengajak kepada hadirin yang hadir agar tetap menjaga protokol kesehatan. "COVID-19 tidak akan hilang akan menyertai kita seperti flu, insyaallah hidup kita segera normal," tutur Emil.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Suntana mengatakan, jajaran Polda Jabar siap membantu apapun kegiatan yang digelar di UIN SGD Bandung. Sama halnya, SDM UIN Bandung yang membantu dalam proses rekrutmen anggota polisi di Jawa Barat.

"Dosen hingga profesor ikut (andil) rekrutmen polisi di Polda Jabar, semoga kerjasama ini berlanjut dan kota prinsipnya berkolaborasi dan membangun bersama. Sebagai kapolda yang mengawasi keamanan dan ketertiban, kami tidak dapat bekerja jika tidak ada bantuan dari berbagai pihak," ujar Suntana.



Simak Video "Menag Sebut Anak Stunting Nggak Bakal Bisa Berkompetisi"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/dir)