8 Jenazah Korban Kecelakaan Maut di Ciamis Dimakamkan di Majalengka

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Senin, 08 Agu 2022 20:47 WIB
Warga dan petugas mengevakuasi korban dan mobil yang terjun ke jurang di Ciamis
Foto: Pikap terjun ke jurang di Ciamis (Dadang Hermansyah/detikJabar).
Majalengka -

Delapan jenazah yang tewas dalam kecelakaan maut mobil pikap terjun ke jurang di Desa Cibeureum, Sukamantri, Ciamis, tiba sekitar pukul 16.30 WIB, di Kabupaten Majalengka.

Kedatangan semua jenazah korban dipusatkan di Desa Burujul Wetan, Jatiwangi, Majalengka. Namun, tiga jenazah yang tidak berdomisili di Burujul Wetan akan dimakamkan di tempat tinggalnya masing-masing.

Pantauan detikJabar di salah satu rumah keluarga korban, setiba jenazah di rumah duka, proses pemulasaraan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani hingga menyolatkan, berlangsung dengan lancar.


Setelah proses pemulasaraan jenazah selesai, sekitar pukul 18.30 WIB, sebanyak lima jenazah yang merupakan warga Burujul Wetan dimakamkan di makam keluarga yang berlokasi di Blok Kamis, Burujul Wetan.

"Kesepakatan keluarga almarhum di sini, ada lima orang yang dimakamkan. Di sini (yang dimakamkan) ada Pak Alimudin, Ibu Elis, Rapidin, Ade Enis, sama Fariz," kata Kepala Desa Burujul Wetan, Otong Solihin, saat diwawancarai, Senin (8/8/2022).

"Yang satunya dimakamkan di komplek pemakaman Burujul Wetan juga tepatnya TPU Cikelet namanya Pak Yudi," ujar dia menambahkan.

Otong menyampaikan, meski berbeda desa, seluruh korban yang tewas dalam peristiwa tersebut merupakan masih satu keluarga.

"Iya, masih satu keluarga (semua korban)," kata dia.

Sementara itu menurut Kasi Pelayanan Desa Burujul Wetan, Sarwo Edi Nasuha, mobil bak terbuka (pikap) tersebut terperosok kedalam jurang sedalam sekitar 30 meter itu berencana akan menghadiri acara khitanan di Ciamis.

"Berangkat dari sini sekitar jam setengah tujuh pagi. Pas kejadian kami langsung dapat info," kata Sarwo.

Informasi yang diterima pihak desa, kata Sarwo, dari 17 orang yang menumpangi mobil tersebut, sebanyak 8 orang meninggal dunia.

"Korban yang meninggal saat ini kami mendapat informasi ada delapan orang, lima orang dari Desa Burujul Wetan, satu orang dari Desa Burujul Kulon, satu orang dari Desa Ranjikulon dan satu orang warga Sumedang," ujarnya.

(mso/mso)