Data Jabar

Kasus COVID-19 di Jabar Naik Lagi, Depok Paling Banyak

Sudirman Wamad - detikJabar
Senin, 08 Agu 2022 09:48 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Ilustrasi (Foto: Getty Images/loops7)
Bandung -

Penambahan kasus baru COVID-19 di Jawa Barat (Jabar) masih tinggi. Kemarin, jumlah kasus baru COVID-19 di Jabar mencapai 752 (kasus).

Dikutip dari pikobar.jabarprov.go.id yang diperbarui pada Minggu (7/8/2022) menyebutkan, penambahan kasus baru COVID-19 mencapai 752. Sementara itu, kasus aktif di Jabar mencapai 15.156. Total kasusnya dari awal pandemi sampai sekarang mencapai 1.142.529. Sebanyak, 1.111.474 pasien dinyatakan sembuh.

Penyumbang kasus baru COVID-19 di Jabar dalam beberapa pekan terakhir adalah wilayah Bodebek. Kemudian disusul Bandung Raya. Dari 752 kasus baru COVID-19, sebanyak 205 kasus berasal dari Kota Depok.


Sementara itu, dua daerah lainnya yang juga menyumbang kasus baru terbanyak adalah Kota Bekasi dan Kota Bandung. Masing-masing sebanyak 90 dan 83 kasus.

Sedangkan, sebanyak delapan daerah lainnya di Jabar tak ada laporan tentang penambahan kasus baru COVID-19. Atau, tak ditemukan kasus baru. Delapan daerah ini adalah Kabupaten Tasikmalaya, Majalengka, Kuningan, Pangandaran, Indramayu, Garut, Cianjur dan Ciamis.

Sebelumnya, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengingatkan masyarakat untuk tetap memperketat protokol kesehatan (prokes). Selain itu, ia juga mengatakan gejala yang terkonfirmasi COVID-19 tak begitu fatal, berbeda saat varian Delta.

"BOR masih tidak lebih dari tiga persen. Artinya, sangat terkendali. Sementara kalau lihat pada Juni 2021 sempat sampai di atas 60 persen," ucap Setiawan.



Simak Video "AS dan Jepang Jadi Negara dengan Kasus Baru Covid-19 Tertinggi di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(sud/dir)