10 Gejala Sakit Ginjal, Ciri-ciri dan Penyebabnya

ilham fikriansyah - detikJabar
Sabtu, 06 Agu 2022 09:53 WIB
Female doctor touches virtual Bladder and Kidneys in hand. Blurred photo, handrawn human organ, highlighted red as symbol of disease. Healthcare hospital service concept stock photo
Ilustrasi ginjal. Foto: Getty Images/iStockphoto/mi-viri

Ginjal adalah salah satu organ vital di dalam tubuh yang berfungsi sebagai penyaring dan pembuangan (ekskresi). Ginjal terletak di bagian bawah punggung dan berbentuk mirip kacang.

Bila kamu tidak menjaga kesehatan, ginjal bisa mengalami gangguan dan penurunan fungsi. Berikut gejala, penyebab, dan ciri-ciri sakit ginjal, plus keterangan dokter

Penyebab Sakit Ginjal

Dikutip dari situs Healthline, berikut jumlah penyebab sakit ginjal:


1. Aliran Darah ke Ginjal Berkurang

Penyebab umum seseorang mengalami sakit ginjal karena kurangnya aliran darah ke ginjal secara tiba-tiba. Hal ini bisa terjadi karena sejumlah faktor mulai dari serangan jantung, dehidrasi, hingga gangguan pada pembuluh darah.

2. Jarang Minum Air Putih

Sakit ginjal juga bisa disebabkan karena kurangnya kecukupan air putih dalam tubuh. Ketika tubuh kekurangan cairan, ginjal bekerja lebih keras membuang sisa metabolisme dalam tubuh. Jika kondisi ini berlangsung lama, kondisi ginjal berisiko makin buruk.

3. Diabetes

Penyakit diabetes juga dapat menyebabkan sakit ginjal. Hal ini karena pembuluh darah kecil di dalam tubuh mengalami luka. Apabila pembuluh darah di ginjal ikut terluka, organ ini berisiko tak mampu membersihkan darah dengan baik.

4. Infeksi Saluran Kemih

Penyebab lain seseorang mengalami sakit ginjal karena adanya infeksi pada saluran kemih. Ketika seseorang mengalami infeksi saluran kemih, bakteri dapat menyebar hingga ke ginjal dan menimbulkan infeksi yang lebih parah.

5. Hipertensi

Ternyata hipertensi juga dapat menyebabkan sakit ginjal. Tekanan darah tinggi dapat mempersempit pembuluh darah di dalam tubuh, yang makin luas seiring waktu. Kondisi ini pada akhirnya akan merusak organ tubuh termasuk ginjal.

10 Gejala Sakit Ginjal dan Ciri-cirinya

Setelah mengetahui penyebab, kini saatnya membahas gejala sakit ginjal dan ciri-cirinya. Berikut penjelasannya

1. Kaki Membengkak

Salah satu gejala sakit ginjal adalah kaki dan pergelangannya mengalami pembengkakan. Hal ini terjadi karena fungsi ginjal menurun lalu menyebabkan retensi natrium. Kondisi ini adalah saat cairan menumpuk dalam tubuh, sehingga mengalami pembengkakan.

2. Sulit Buang Air Kecil

Gejala sakit ginjal berikutnya adalah sulit buang air kecil. Hal ini terjadi karena gejala anuria, yakni suatu kondisi di mana ginjal tidak bisa memproduksi urine sehingga menyebabkan seseorang susah kencing.

3. Cepat Lelah dan Kantuk

Apakah detikers sering cepat lelah padahal tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat? Bisa jadi ini merupakan gejala sakit ginjal. Sebab, fungsi ginjal yang menurun menyebabkan racun dan kotoran di dalam darah jadi menumpuk. Sehingga seseorang jadi mudah lemas dan sulit konsentrasi.

4. Sesak Napas

Seseorang yang mengalami sakit ginjal juga bisa mengalami sesak napas. Sebab, ginjal tidak bisa memproduksi hormon erythropoietin. Sedikit informasi, hormon ini berfungsi untuk memproduksi sel darah merah. Salah satu efek hormon ini tidak diproduksi adalah sesak napas.

5. Sering Mengalami Kram Otot

Sering mengalami kram pada otot juga merupakan salah satu gejala sakit ginjal. Hal ini disebabkan kadar natrium, kalium, dan elektrolit di dalam tubuh tidak seimbang, akibatnya sering mengalami kram otot.

6. Sering Kebingungan

Gejala sakit ginjal berikutnya bisa menyebabkan seseorang sering kebingungan atau linglung. Sebab, fungsi ginjal yang sudah tidak berfungsi dengan baik menyebabkan ginjal tak mampu menyaring kotoran di dalam tubuh, sehingga racun bisa menyebar dan mempengaruhi kinerja otak.

7. Kulit jadi Kering dan Gatal

Kulit kering dan gatal bisa menjadi penyebab gejala sakit ginjal lho detikers. Hal ini menunjukkan kalau ginjal sudah tidak bekerja dengan baik dalam menjaga kandungan mineral dan nutrisi di dalam darah agar tetap seimbang.

8. Hilang Nafsu Makan

Tanda-tanda kalau kamu mengalami gejala sakit ginjal adalah hilangnya nafsu makan. Hal ini bisa disebabkan karena mengalami uremia, yakni suatu kondisi di mana kadar urea di dalam tubuh sangat tinggi, sehingga menimbulkan racun yang masuk lewat aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.

9. Timbul Rasa Mual

Gejala sakit ginjal berikutnya yakni mengalami mual hingga muntah. Sebab, ginjal berfungsi untuk menyaring racun di dalam tubuh. Kalau ginjal tidak berfungsi dengan baik maka racun tak bisa tersaring dan akhirnya malah tersebar ke seluruh tubuh. Hal ini yang menyebabkan seseorang mengalami mual hingga muntah.

10. Terdapat Darah saat Kencing

Gejala sakit ginjal terakhir yakni keluar darah saat sedang buang air kecil. Sebab, ginjal memiliki fungsi untuk menyaring kotoran di dalam darah. Apabila fungsi ginjal terus menurun, hal ini menyebabkan darah bercampur dengan urine sehingga saat kencing darah ikut keluar.

Penyebab Sakit Ginjal Karena Pola Hidup

Selain gejala, penyebab, dan ciri-ciri sakit ginjal secara umum, pola hidup juga menjadi hal yang wajib diwaspadai terkait risiko sakit ginjal. Lifestyle kurang sehat dan serba tidak teratur bisa berdampak buruk pada kesehatan ginjal.

Gaya hidup inilah yang mengakibatkan gangguan metabolisme hingga berdampak pada fungsi ginjal. Beberapa gangguan metabolisme yang akhirnya mempengaruhi kesehatan ginjal adalah hipertensi, diabetes, dan kadar asam urat yang terlalu tinggi.

Terkait faktor risiko sakit ginjal akibat gaya hidup, berikut penjelasan lengkap menurut dokter spesialis penyakit dalam Dr. dr. Indra Wijaya, M.Kes, SpPD-KEMD, FINASIM, yang praktik di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, Banten.

1. Kurang Minum Air Putih

Dokter Indra mengingatkan pentingnya konsumsi air putih sebanyak dua liter per hari. Jumlah ini jangan sampai kurang meski sedang sibuk bekerja, menyelesaikan tugas, atau tidak ingin minum.

"Ginjal ini kan harus dalam status kondisi hidrasi ya. Hidrasinya bagus, artinya cairannya cukup. Ginjal itu tugasnya menyaring racun yang dibuang melalui urine, keluar jadi air kencing. Otomatis ginjal tidak boleh kekurangan air," kata dokter Indra saat dihubungi detikcom, Kamis (4/8/2022).

Jika kekurangan air, kerja ginjal akan terganggu yang ditandai perubahan warna urine. Karena itu, penting mengevaluasi warna urine yang keluar saat buang air kecil (BAK). Apalagi jika perubahan warna sudah berlangsung lama maka sangat berbahaya.

2. Konsumsi Obat Sembarangan

Obat yang dikonsumsi sembarangan ternyata bisa mengganggu kesehatan ginjal. Salah satunya obat pereda rasa nyeri yang dijual bebas dan dapat diperoleh masyarakat dengan mudah.

Dokter Indra mengatakan agar mengkonsumsi obat sesuai resep yang dianjurkan. Konsumsi berlebihan dan tidak sesuai aturan bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh.

3. Asupan Makanan, Apakah dapat Mempengaruhi Kondisi Ginjal?

Menurut dokter Indra, secara umum makanan tidak mengganggu kondisi ginjal asal tidak dikonsumsi secara berlebihan. Misalnya pada makanan dengan kandungan asam urat tinggi.

Asam urat tersebut dapat merangsang pembentukan batu ginjal yang akhirnya mengganggu fungsi ginjal. Dokter Indra mengatakan, tidak sedikit pasien dengan kondisi tersebut yang akhirnya harus cuci darah.

"Jadi makanan tinggi asam urat sebaiknya dihindari. Daging merah jangan berlebihan. Perhatikan juga makanan olahan," ucap dokter Indra.

Makanan dengan kandungan garam, gula, dan lemak terlalu tinggi sebaiknya memang tidak dikonsumsi berlebihan. Dokter Indra mencontohkan makanan manis dengan kadar gula tinggi yang dikonsumsi tiap hari.

Makanan atau minuman tersebut berisiko menyebabkan gangguan metabolisme berupa diabetes (kencing manis). Kondisi ini pada akhirnya merusak kerja ginjal dalam menyaring racun di tubuh.

"Maka itu saya bilang penyebabnya adalah metabolisme, jadi (gangguan) metabolis itu ada hipertensi, diabetes dan asam urat tinggi. Tiga ini bisa berdampak ke perusakan ginjal," ujarnya.

Mitos/Fakta: Minum Kopi menyebabkan Sakit Ginjal

Apakah minum kopi menyebabkan sakit ginjal? Risiko ini bergantung pada jenis kopi yang dipilih. Kopi asli yang berasal dari olahan biji kopi ternyata tidak berisiko untuk kesehatan. Tentunya, diimbangi dengan cukup minum air putih setiap hari.

Namun berbeda dengan halnya dengan kopi bubuk kemasan (sachet) atau minuman berbahan kopi, dengan kandungan gula tinggi dan zat tambahan lain. Jenis kopi ini ternyata berisiko mengakibatkan diabetes yang akhirnya mengganggu ginjal.

Mitos/Fakta: Konsumsi Garam Berlebih Menyebabkan Sakit Ginjal

Bagaimana dengan mengkonsumsi garam berlebihan? Asupan tinggi garam sebetulnya tidak langsung mempengaruhi kerja ginjal. Akan tetapi, garam berlebih berisiko menyebabkan hipertensi yang berujung sakit ginjal.

"Kita tahu sendiri hipertensi atau tekanan darah tinggi juga mengganggu ginjal, jadi ada link (hubungannya) di situ," tutur dokter Indra.

Karena itu, dokter Indra kembali mengingatkan pentingnya mengkonsumsi segala jenis makanan secukupnya. Termasuk gula, garam, dan lemak dengan tidak berlebihan.

Mitos/Fakta: Begadang Menyebabkan Sakit Ginjal

Apakah begadang menyebabkan sakit ginjal? Menurut dokter Indra begadang tidak lantas mengganggu kerja ginjal. Namun patut diwaspadai efek lain akibat seringnya tidur hingga larut malam.

"Nggak ke ginjal sih, lebih ke sistem hormon metabolisme tubuh ya. Seperti tensi bisa naik, gula bisa naik karena kurang tidur. Tapi kalau untuk ginjal nggak terganggu sih," pungkasnya.

Nah, itu dia detikers 10 gejala sakit ginjal beserta ciri-ciri dan gejalanya. Kalau kamu mengalami sejumlah gejala di atas, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.



Simak Video "Ada Terduga Teroris, Standar Masuk MUI Dipertanyakan"
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/row)