Honorer Tak Lolos PPPK Disalurkan ke BUMD, Bupati Cianjur: Berat!

Ikbal Selamet - detikJabar
Jumat, 29 Jul 2022 13:37 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman
Foto: Ismet Selamet
Cianjur -

Bupati Cianjur Herman Suherman merespons usulan Mendagri Tito Karnavian terkait nasib honorer yang tak lolos seleksi penjaringan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) disalurkan ke BUMD. Herman mengaku usulan itu berat.

"Berat kalau yang tidak lolos P3K disalurkan ke BUMD, akan sulit untuk penyalurannya," ujar Herman, Jumat (29/7/2022).

Menurut dia, BUMD di Cianjur tidak banyak, hanya Perumdan Tirta Mukti, LPK Keuangan, BPR, dan Cianjur Sugih Mukti. Ketersediaan lapangan kerjanya pun terbatas.


"Untuk sekarang BUMD Perumdan Tirta Mukti sudah tidak terima pegawai baru. Dan BUMD lain juga kebutuhannua tidak banyak. Jadi kalau harus disalurkan, berat. Nantinya malah kelebihan pegawai," kata dia.

Herman menyebut jika kompetensi keahlian dari setiap honorer juga menjadi pertimbangan untuk penyaluran. "Kalau guru dan tenaga kesehatan kan bingung juga kalau harus ditempatkan di BUMD yang bukan bidangnya," ucap dia.

Selain itu, lanjut dia, setiap dinas di Cianjur juga masih membutuhkan tenaga honorer, terutama guru dan tenaga kesehatan. Mengingat untuk jumlah PNS guru serta tenaga kesehatan masih minim.

"Di Cianjur selatan itu ada satu sekolah hanya ada satu PNS, selebihnya honorer. Kalau honorer ditiadakan dan disalurkan ke pekerjaan lain, akan mengganggu kegiatan pendidikan. Begitupun di Badan Pendapatan Daerah, selama ini tenaga honorer andil besar dalam penyerapan PAD. Kalau tidak ada lagi, PAD bisa anjlok dan pembangunan terkendala," kata dia.

Dia berharap ada solusi lain dari pemerintah pusat untuk tenaga honorer dan kebutuhan tenaga kepegawaian di Cianjur. "Semoga ada solusi lain atau kebijakan yang memang bisa relevan dengan kondisi di daerah," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Kepala Daerah dan Kementerian Lembaga dapat menyalurkan pegawai honorer atau non ASN yang tidak lolos seleksi penjaringan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Penyaluran tersebut, Salah satunya ke BUMN atau BUMD.

"Kami minta kepada teman-teman Kepala Daerah dan Kementerian Lembaga, teman-temen honorer inikan nantinya akan di seleksi, kalau yang lulus nantinya akan menjadi pegawai kontrak atau P3K, nah yang tidak lulus ini perlu dipikirkan," ungkap Tito saat menghadiri kegiatan Wisuda di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Kamis (28/7/2022).

Tito menyebut, bagi tenaga honorer atau pegawai non ASN yang tidak lolos seleksi penjaringan P3K, diharapkan dapat disalurkan ke BUMN, BUMD atau perusahaan swasta.



Simak Video "Menikmati Kelezatan Cita Rasa Kuliner Istimewa di Cianjur"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)