Penampakan Dua Harimau Sukabumi yang Sisakan Misteri

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 21 Jul 2022 06:30 WIB
Ilustrasi harimau. (Foto: Photo by Dibyangshu SARKAR/AFP)
Sukabumi -

Penampakan harimau di Sukabumi menyisakan misteri. Warga di dua lokasi yang berbeda mengaku melihat langsung sosok harimau tersebut.

Penampakan-penampakan tersebut sudah termonitor pihak BKSDA. Bahkan ada sampel yang sudah dibawa pihak Badan Riset Inovasi Negara (BRIN).

Penampakan pertama terjadi di Hutan Rakyat Desa Cipendeuy, Kecamatan Surande. Saat itu seorang warga Rifi Yanur Fajar (24) alias Riri mengaku bertemu dengan si belang pada Agustus 2019. BKSDA sendiri baru merespons kabar tersebut pada Januari 2022.

Baru-baru ini rentetan penampakan satwa yang diduga harimau juga juga terjadi sejak awal tahun ini hingga Senin (18/7/2022). BKSDA merespons cepat dengan mendatangi lokasi bersama aparat gabungan pada keesokan harinya atau pada Selasa (19/7/2022).

Kasus penampakan harimau diduga harimau Jawa diceritakan Riri saat ia dalam perjalanan pulang dari Surade menuju kediamannya sekitar pukul 23.00 WIB. Ia membawa motornya sementara empat orang temannya menggunakan mobil.

"Kejadiannya malam, pulang main dari Surade, meong (harimau) itu melompat, sosoknya terlihat kurang jelas, jadi memang tidak tersorot lampu motor langsung, jadi hewan itu berada di area gelap. Warnanya masih samar," kata Riri kepada detikJabar, Selasa (7/6) lalu.

Meskipun gelap, kilatan cahaya motor dan mobil sempat menangkap warna dari hewan tersebut. Riri meyakini hewan itu adalah harimau dengan corak warna yang mengkilap terkena kilatan lampu.

"Posisinya melompat dari leuweung (hutan) ke jalan, sekitar satu menit dia berdiri, dia diam di jalan sebentar, setelah itu melompat lagi ke hutan. Warnanya sempat kelihatan kuning garis hitam," ucapnya.

Penegasan atau bukti penampakan harimau itu terungkap beberapa bulan berikutnya atau pada September 2019. Riri menyebut seorang warga bernama Kaldi menemukan bulu dari harimau tersebut.

"Yang menemukan bulu bukan saya, tapi Pak Kaldi, kalau ada tapak (bekas) cakar memang saya melihat. Jadi Pak Kaldi itu menemukan bulu juga bukan bulu pasti bulu macan jenis harimau Jawa. Jadi belum tentu itu bulu dari hewan tersebut," pungkasnya.

Harimau di Cicantayan

Selang beberapa tahun kemudian, terpisah jarak puluhan kilometer, sosok diduga harimau muncul di Kampung Salagombong, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.




(sya/ors)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork