Giliran Ridwan Kamil Sentil Walkot Depok soal Usulan Jakarta Raya

Giliran Ridwan Kamil Sentil Walkot Depok soal Usulan Jakarta Raya

Sudirman Wamad - detikJabar
Selasa, 19 Jul 2022 17:33 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Foto: Fakhri/detikcom
Bandung -

Wali Kota Depok Mohammad Idris melontarkan usulan menyatukan Jakarta Raya. Kota Depok diusulkan masuk ke dalam bagian Jakarta Raya.

Usulan Wali Kota Depok itu pun menuai berbagai kritik. Usai Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum yang menyemprot Wali Kota Depok, kini giliran Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang menyindir Wali Kota Depok.

Ridwan Kamil menilai celetukan Wali Kota Depok adalah hal yang lumrah. Sebab, otonomi daerah dan lainnya merupakan produk dari kesepakatan sejarah.


"Yang namanya apa celetukan boleh-boleh aja, semua ini kan adalah kesepakatan sejarah dan kesepakatan politik ya," kata Ridwan Kamil usai menghadiri rapat BJB di Hotel Trans Luxury Bandung, Selasa (19/7/2022).

Ridwan Kamil juga menceritakan soap pemisahan Banten dari Provinsi Jabar. Begitupun dengan Jakarta yang sebelumnya masuk wilayah Jabar.

"Dulu Jakarta adalah bagian Jawa Barat kemudian tahun 50-an, Jakarta berpisah, jadi setiap hal tersebut bisa dimaklumi," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Kendati demikian, usulan tak semata-mata mudah untuk direalisasikan. Sebab, harus melalui proses yang panjang.

"Tapi proses menuju ke sana kan panjang kali lebar, kali tinggi. Masih jauh lah ya," kata Kang Emil.

Kang Emil menyentil sikap Wali Kota Depok yang mengusulkan Jakarta Raya. Kang Emil menyarankan agar kepala daerah fokus menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah.

"Yang penting mah jangan dikit-dikit mencari solusi yang terlalu jauh gitu ya. Selesaikan permasalahan di wilayah masing-masing secara maksimal, supaya rakyat bisa merasakan bahwa solusinya ada pemimpin daerah masing-masing, tidak mengandalkan daerah lain," kata Kang Emil.

Sebelumnya, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum merespons pernyataan Wali Kota Depok Mohammad Idris yang mengusulkan Depok bergabung dengan Jakarta Raya. Uu menilai pernyataan Idris memancing kegaduhan di Jabar.

"Tolong Pak Wali Kota jangan menyampaikan statement yang membuat masyarakat gaduh. Dan, membuat masyarakat memiliki pikiran lain," kata Uu dalam keterangan yang diterima detikJabar, Sabtu (16/7/2022).

Uu menilai pernyataan Wali Kota Depok itu mendeskreditkan Pemprov Jabar, termasuk Ridwan Kamil dan Uu, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur dan Wagub Jabar.

"Dengan kata-kata itu, saya menafsirkan Bodebek teu (tidak) maju karena bergabung dengan Jabar. Justru itu sebaliknya, maju dibandingkan daerah lain di Jabar ini," kata Uu.



Simak Video "Ridwan Kamil Klaim Program Petani Milenial Lebih Banyak Berhasil daripada Gagal"
[Gambas:Video 20detik]
(sud/dir)