Ngeri! Gadis Depok Tersedak Jarum Pentul Saat Perbaiki Hijab

Tim detikHealth - detikJabar
Kamis, 07 Jul 2022 13:11 WIB
Jarum pentul
Jarum pentul (Foto: Thinkstock)
Depok -

Gadis berusia 19 tahun asal Depok menelan jarum pentul. Dokter spesialis paru di RS Paru Persahabatan pun turun tangan untuk melakukan tindakan.

Kejadian itu berawal ketika gadis berusia 19 tahun itu tengah memperbaiki hijabnya, ketika itu ia mengigit jarum pentul di mulut. Kemudian ia tersedak, jarum yang berada di gigi mmasuk ke dalam mulut dan menyangkut di saluran pernapasan.

Alhasil, pasien tersebut mengalami batuk dengan bercak darah. Kejadian itu diketahui dalam konferensi pers virtual yang digelar RSUP Perhasabatan pada Kamis (7/7/2022).


"Beliau (pasien) termasuk yang cepat tanggap karena memang faktor usia sudah cukup dewasa. Jadi begitu tersedak jam 4 sore, beliau langsung ke rumah sakit setempat," ujar KSM Paru, Divisi Pulmonologi Paru dan Gawat Darurat Napas RSUP Persahabatan, dr Mohamad Fahmi, SpP(K) seperti dikutip dari detikHealth.

"Kebetulan di rumah sakit itu mungkin tidak memiliki alat bronkoskop, lalu mereka kirim ke kita dan kita kerjakan," sambungnya.

Setelah melalui observasi singkat, tim dokter kemudian melakukan tindakan bronkoskopi secara cepat dari pasien tersebut. Dengan evaluasi setiap cabang bronkus, jarum pentul akhirnya bisa dikeluarkan dari saluran napasnya.

"Kita siapkan tindakan selama 20 menit dan berhasil kita angkat tanpa komplikasi," ujar Fahmi.

Saat ini, pasien tersebut sudah dalam kondisi yang lebih baik. Tidak ada keluhan pascatindakan pengambilan jarum pentul dari saluran napas menggunakan bronskop.

"Kita melakukan tindakan sekitar jam 11 siang lalu pemulihan kondisi dan pemulihan pasca anestesinya sekitar jam 1-2. Karena kita yakinkan pada waktu tindakan itu tidak ada komplikasi, setelah kita observasi 2-3 jam di ruang istirahat nya tidak ada masalah, pasiennya sorenya langsung kita pulangkan," katanya.

"Sebelum konferensi ini, kemarin kita sempat telepon lagi apakah ada keluhan? Ternyata Alhamdulillah tidak ada," ujarnya.

(yum/yum)