Kabupaten Bandung Barat

Tiga Warga Lembang Jadi Calhaj Furoda yang Visanya Ditolak Arab Saudi

Whisnu Pradana - detikJabar
Minggu, 03 Jul 2022 18:41 WIB
Ilustrasi Haji
Foto: Ilustrasi Haji (Tim Infografis/detikcom)
Bandung -

Sebanyak 46 calon haji furoda gagal naik haji hingga pasrah dipulangkan lagi ke Indonesia karena kedapatan menggunakan visa tidak resmi untuk masuk ke tanah suci.

Dari 46 calhaj yang dideportasi tersebut, tiga calhaj di antaranya diketahui merupakan warga asal Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Informasinya ada tiga orang dari Lembang. Tapi untuk kepastiannya kami masih mencari identitas lengkapnya," ujar Camat Lembang Herman Permadi saat dihubungi, Minggu (3/7/2022).


Ia mengatakan pihaknya masih terus menelusuri soal identitas tiga calhaj tersebut. Saat ini baru diketahui ketiganya berasal dari Kampung Bukanagara dan Pagerwangi

"Kalau namanya masih belum jelas, termasuk RT dan RW. Baru kampungnya saja yang kita ketahui dan yang pasti ber-KTP Lembang," tutur Herman.

Jika identitas ketiganya sudah jelas, Herman mengatakan pihaknya bakal memfasilitasi kepulangan mereka ke Lembang berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) KBB.

"Kita bantu semuanya, termasuk menelusuri pihak yang memfasilitasi mereka berangkat ke tanah suci," kata Herman.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan, kata Herman para jemaah haji itu diketahui menggunakan jasa dari perusahaan tidak resmi yakni PT Alfatih Indonesia Travel yang beralamat di Jalan Panorama 1 Nomor 37, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Kita masih mencari-cari alamatnya karena orang juga masih menduga-duga (alamatnya di Lembang). Tapi hasil penelusuran tidak ada di wilayah kami," ujar Herman.

46 calon haji furoda yang menggunakan visa tidak resmi sudah dipulangkan ke Tanah Air. Sebelumnya, puluhan calon haji itu sempat terdampar di Jeddah karena data tak lolos di bagian pengecekan imigrasi di Jeddah.

Sebelumnya ada informasi tentang puluhan calon haji tertahan di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah pada Kamis (30/6). Mereka sebelumnya menumpang pesawat Garuda Indonesia dan tiba di Jeddah pada Kamis (30/6) pukul 23.20 Waktu Arab Saudi.

(yum/yum)