Kabar Nasional

Izin Usaha Seluruh Outlet Holywings di Jakarta Dicabut!

Tim detikNews - detikJabar
Senin, 27 Jun 2022 20:38 WIB
Suasana Holywings Tebet Sabtu (16/10) malam.
Holywings (Foto: Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 12 outlet Holywings di Jakarta ditindak pemerintah. Izin usaha seluruh outlet Holywing itu dicabut lantaran melanggar sejumlah aturan.

Berikut daftar outlet Holywings yang izin usahanya dicabut:

1. Holywings yang berada di Kelurahan Tanjung Duren Utara
2. Holywings Kalideres
3. Holywings di Kelapa Gading Barat
4. Tiger
5. Dragon
6. Holywings PIK
7. Holywings Reserve Senayan
8. Holywings Epicentrum
9. Holywings Mega Kuningan
10. Garison
11. Holywings Gunawarman, dan
12. Vandetta Gatsu.


Dilansir detikNews, Senin (27/6/2022), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta Benny Agus Chandra mengatakan rekomendasi pencabutan izin usaha Holywings ini berdasarkan temuan dua OPD Pemprov DKI.

"Maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku," kata Benny melalui keterangan tertulis.

Disparekraf bersama unsur DPPKUKM, DPMPTSP, dan Satpol PP DKI Jakarta turun langsung meninjau lapangan. Ditemukan beberapa pelanggaran yang menjadi dasar rekomendasi pencabutan izin, yakni belum adanya sertifikat jenis usaha bar yang terverifikasi.

"Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi," ucap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Andhika Permata.

Sertifikat standar KBLI 56301 merupakan Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia yang harus dimiliki oleh operasi usaha bar, yakni sebuah usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan nonalkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya.

Holywings Group melanggar beberapa ketentuan dari DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, terkait penjualan minuman beralkohol di 12 outlet Holywings Group di Jakarta. Dijelaskan juga pelaku usaha hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221 untuk pengecer minuman beralkohol, yang mana penjualan minuman beralkohol hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.



Simak Video "Kasatpol PP DKI Sebut Holywings Disanksi Disparekraf Imbas Promo Bir"
[Gambas:Video 20detik]
(bbn/bbn)