BPBD Sumedang Kerahkan 15 Personel Bantu Cari 1 Korban Bus Maut Tasik

Nur Azis - detikJabar
Minggu, 26 Jun 2022 20:06 WIB
BPDB Sumedang ikut membantu pencarian satu korban kecelakaan bus di Tasikmalaya.
BPDB Sumedang ikut membantu pencarian satu korban kecelakaan bus di Tasikmalaya (Foto: Istimewa).
Sumedang -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mengerahkan personelnya untuk mencari satu orang korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan bus maut di Rajapolah, Tasikmalaya.

Berdasarkan laporan BPBD Sumedang, satu orang korban yang belum ditemukan yaitu Siti Munawaroh (30), warga Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Korban diketahui merupakan salah satu guru di SDN Sayang dengan status sebagai honorer.

Kepala BPBD Sumedang Atang Sutarno mengatakan pihaknya hingga kini masih berupaya untuk menemukan keberadaan korban yang belum ditemukan tersebut.


"Sampai hari ini, pencarian korban masih nihil," ucap Atang saat dihubungi detikjabar, Minggu (26/5/2022).

Atang menyebut BPBD Sumedang menerjunkan sebanyak 15 personel dalam proses pencarian hari ini. Pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang 2 kilometer di muara sungai Citanduy.

"Hari ini kami telah melakukan penyisiran sepanjang 2 kilometer dan pencarian akan dilanjutkan lagi besok," terangnya.

Atang memaparkan, BPBD Sumedang bergabung dan berkolaborasi dengan BPBD Tasikmalaya, Basarna, TNI/Polri, Tagana, para relawan serta institusi lainnya dalam proses pencarian kali ini.

Atang menambahkan, Tim Gabungan akan berupaya secara maksimal dalam menemukan keberadaan korban. Pencarian pertama akan dilakukan selama 7 hari ke depan dari mulai peristiwa terjadi.

"Jika masih belum ditemukan juga, maka pencarian akan dilanjutkan lagi selama 7 hari ke depannya," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Rajapolah tepatnya di Kampung Cireundeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/6/2022) dini hari.

Bus pariwisata City Trans Utama bernopol B 7701 TGA itu masuk ke jurang. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal dunia dan 56 lainnya mengalami luka-luka.

(mso/mso)