Anwar Usman Harus Mundur dari Jabatan Ketua MK

Kabar Nasional

Anwar Usman Harus Mundur dari Jabatan Ketua MK

Tim detikNews - detikJabar
Senin, 20 Jun 2022 16:56 WIB
Sosok Anwar Usman, Ketua MK
Anwar Usman (Foto: Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta -

Anwar Usman harus melepaskan jabatannya saat ini sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Serupa dengan Aswanto yang harus mundur sebagai Wakil Ketua MK.

MK menilai Pasal 87 huruf a UU MK bertentangan dengan UUD 1945. Dalam penjelasannya itu menegaskan Anwar dan Aswanto tidak diwajibkan mundur dari kursi hakim konstitusi.

"Menyatakan Pasal 87 huruf a UU Nomor 7 Tahun 2020 bertentangan dengan UUD 1945," kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan kanal YouTube MK, sebagaimana ditulis detikNews, Senin (20/6/2022).


Kasus bermula saat DPR merevisi UU Mahkamah Konstitusi dan diundangkan menjadi UU Nomor 7 Tahun 2020. Salah satu poin perubahan UU itu adalah soal masa jabatan hakim konstitusi, yaitu:

UU lama: masa jabatan hakim konstitusi dikocok ulang per lima tahun dan maksimal 2 periode.
UU baru: 15 tahun tanpa kocok ulang, atau pensiun di usia 70 tahun.

Lantas bagaimana dengan masa jabatan Ketua MK dan hakim MK? Muncul Pasal 87 huruf a yang berbunyi:

Hakim konstitusi yang saat ini menjabat sebagai Ketua atau Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi tetap menjabat sebagai Ketua atau Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi sampai dengan masa jabatannya berakhir berdasarkan ketentuan undang-undang ini.



Simak Video "Alasan Anwar Usman Harus Mundur dari Kursi Ketua MK"
[Gambas:Video 20detik]