Rekam Jejak Militer Hadi Tjahjanto, Calon Menteri ATR/BPN Jokowi

Tim detikFinance - detikJabar
Rabu, 15 Jun 2022 11:46 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberi pengarahan kepada Forkopimda Provinsi Sumatera Utara
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: dok ist)
Bandung -

Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto masuk ke dalam radar kabinet Presiden Jokowi. Pria kelahiran Malang, 8 November 1963 itu dikabarkan akan menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/Kepala BPN).

Dilansir dari detikFinance, Hadi merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986. Dia kemudian menyelesaikan Sekolah Penerbang TNI AU pada 1987.

Pada 2010-2011, Hadi Tjahjanto pernah menjabat Komandan Lanud Adi Soemarmo, Solo. Saat itu, Wali Kota Solo dijabat oleh Jokowi, yang kini menjadi Presiden RI ke-7.


Hadi meraih bintang pada 2011 saat menjabat Direktur Operasi dan Latihan Basarnas (Dirops dan Lat Basarnas). Pada 2013, dia ditugaskan menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AU. Namanya pun kian dikenal oleh publik.

Dua tahun kemudian, yakni 2015, dia dipercaya menjadi Komandan Lanud Abdulrachman Saleh. Tak sampai setahun menjadi Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Hadi didapuk sebagai Sekretaris Militer Presiden.

Belum genap setahun menjabat Sesmil Presiden, Hadi dipromosikan menjadi Irjen Kementerian Pertahanan. Dia pun menyandang bintang tiga di pundak, yakni marsekal madya.

Selanjutnya, di tahun 2017 Perwira tinggi kelahiran Malang, 8 November 1963 itu diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Di bulan Januari jadi orang nomor satu di Angkatan Udara, di bulan Desember Hadi dipromosikan lagi untuk menjadi Panglima TNI. Di akhir tahun 2021, tepatnya bulan November, Hadi melepas jabatannya ke Jenderal Andika Perkasa.

Kini setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai tentara, Hadi Tjahjanto ditarik Presiden Joko Widodo untuk memimpin Kementerian ATR/BPN menggantikan Sofyan Djalil.

(yum/yum)